Dukung Literasi Energi, PLN Bekali Siswa SMAN 1 Probolinggo Wawasan Ketenagalistrikan

Reporter : Adji
PLN UIT JBM saat memberikan literasi dan edukasi terhadap kelistrikan ( Adji/Memanggil.co )

Surabaya, MEMANGGIL.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melakukan edukasi dunia pendidikan melalui program "PLN Mengajar". 

Kali ini, melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Probolinggo, PLN menyambangi SMA Negeri 1 Probolinggo untuk memberikan edukasi mendalam mengenai proses penyaluran energi serta pemanfaatan listrik yang aman bagi masyarakat.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengatakan program ini merupakan kontribusi nyata perusahaan dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga peduli terhadap keselamatan ketenagalistrikan.

"PLN tidak hanya menyediakan listrik yang andal, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk berbagi pengetahuan. Kami ingin menumbuhkan pemahaman sejak dini bahwa listrik adalah fondasi penting kemajuan bangsa yang harus dikelola dengan tanggung jawab," kata  Ika dalam keterangan resminya, Kamis, 29 Januari 2026.

Dalam sesi utama, tim praktisi dari UPT Probolinggo membedah proses teknis penyaluran listrik dari pembangkit hingga ke rumah pelanggan. 

Uniknya, para pemateri mengaitkan langsung kurikulum sekolah, seperti Hukum Ohm dan Hukum Kirchhoff, dengan implementasi nyata di lapangan.

Adib Dwi Arianto, salah satu pemateri menjelaskan, operasional PLN membutuhkan kolaborasi berbagai disiplin ilmu. 

" Semua pelajaran di sekolah terimplementasi di sini. PLN bukan hanya soal teknisi kabel, tetapi melibatkan bidang Teknik Elektro, IT, Akuntansi, hingga Teknik Lingkungan," ujarnya.

Selain aspek teknis, PLN menekankan pentingnya keamanan ketenagalistrikan. Para siswa diperingatkan untuk menghindari aktivitas berbahaya di sekitar jaringan SUTT/SUTET, seperti bermain layang-layang, menebang pohon secara sembarangan, hingga penggunaan stop kontak yang berlebihan yang berisiko memicu kebakaran.

Manager UPT Probolinggo, Budi Santoso, turut memberikan motivasi agar para siswa berani bermimpi besar. Menurutnya, listrik yang andal adalah penggerak utama inovasi dan masa depan Indonesia.

Apresiasi senada disampaikan Kepala SMAN 1 Probolinggo, Drs. Mohamad Zaini, M.Pd. Ia menilai kehadiran praktisi PLN memberikan cakrawala baru bagi siswa mengenai realita dunia kerja.

Melalui  program edukasi tersebut, PLN berharap siswa SMAN 1 Probolinggo dapat menjadi agen perubahan yang aktif mengedukasi masyarakat sekitar mengenai pentingnya menjaga aset kelistrikan nasional demi kepentingan bersama.

Editor : B. Wibowo

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru