Blora, MEMANGGIL.CO - Warga Blora, khususnya para pecinta kucing, dibuat terpukul dan geram oleh sebuah video yang viral di media sosial. Video tersebut diunggah akun Instagram @faridarizky pada Minggu, 1 Februari 2026, memperlihatkan seekor kucing yang sedang diajak berjalan santai di kawasan Lapangan Kridosono, Blora, sebelum akhirnya mengalami perlakuan kekerasan yang berujung kematian.
Vidio Kekerasan terhadap Kucing Peliharaan di Lapangan Kridosono Blora 👇
https:https://www.instagram.com/reel/DUMsfvZD7Xr/?igsh=MWtpZmRqdHVtNzgzOQ==
Dalam video yang diunggah hingga mendapatkan 1 juta viewers tersebut, terlihat pemilik kucing tengah berjalan santai bersama hewan peliharaannya. Kucing tersebut tampak berjalan lebih dulu, sementara seorang teman merekam dari arah belakang.
Namun, secara tiba-tiba, seorang pria paruh baya yang sedang berlari itu menendang bagian kepala kucing dengan keras, hingga membuat kucing tersebut mengalami stres berat dan akhirnya meninggal dunia.
Pemilik akun sekaligus pemilik kucing menceritakan kejadian memilukan itu melalui unggahan di media sosialnya. Ia menyebut peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 25 Januari 2026 sekitar pukul 09.00 WIB, saat kondisi lapangan relatif sepi.
“Kejadian di hari Minggu 25 Januari 2026, kita jalan-jalan ke Lapangan Kridosono Blora jam 9 pagi. Di sana suasana sudah lumayan sepi dan nggak banyak orang jogging. Aku juga lepasin Mintel di tempat sepi dan kita menepi di pinggir biar nggak ganggu orang jogging,” tulis pemilik akun.
Namun, suasana tenang tersebut berubah menjadi duka mendalam ketika pelaku tiba-tiba melakukan tindakan yang diduga kejam.
“Tiba-tiba ada manusia jahat yang nendang Mintel (kucingku) sampai stres dan meninggal,” lanjutnya.
Pemilik kucing mengaku sempat meminta pertanggungjawaban kepada pria tersebut. Namun respons yang diterima justru membuatnya semakin shock dan takut.
“Pas aku tanyain kenapa dia nendang kucingku, dia malah ngepelin tangannya mau ninju aku sambil bilang ‘kenopo emang?’ Dia juga nantangin suruh bawa ke ranah hukum, tapi pas aku tanya nama sama rumahnya malah langsung kabur,” ungkapnya.
Ia sempat mencoba mengejar pria tersebut, namun pelaku berhasil melarikan diri.
“Aku sempat kejar bapaknya tapi nggak kekejar. Sekarang kucingku sudah nggak ada,” tulisnya dengan nada sedih.
Dalam unggahannya, pemilik kucing juga menyebut bahwa pria tersebut diduga merupakan pensiunan aparat penegak hukum, meski hingga kini identitas lengkap pelaku belum diketahui. Ia pun berharap ada itikad baik dari pelaku untuk bertanggung jawab atas perbuatannya.
“Buat bapaknya, ditunggu itikad baiknya pak. Walaupun panjenengan pensiunan hukum, tapi kita sama-sama manusia. Seharusnya kita punya hati dan empati,” tulisnya.
Peristiwa ini menuai gelombang empati dan kemarahan dari warganet, khususnya komunitas cat lover dan animal lover. Banyak yang menilai tindakan tersebut sebagai kekerasan terhadap hewan yang tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun.
Para pecinta hewan pun mengajak masyarakat untuk ikut mengawal kasus ini, membantu menyebarkan informasi, serta mendorong adanya penelusuran identitas pelaku agar kejadian serupa tidak terulang kembali, khususnya di ruang publik seperti Lapangan Kridosono Blora.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa empati terhadap makhluk hidup adalah cerminan kemanusiaan, dan kekerasan terhadap hewan bukanlah hal sepele yang bisa diabaikan.
Editor : Redaksi