Blora, MEMANGGIL.CO - Kuliner tradisional tetap menjadi primadona masyarakat, khususnya untuk menu sarapan pagi. Di Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Sego Pecel Pawon Mbah Minah kini menjadi salah satu tujuan utama warga dan pelancong yang ingin menikmati sarapan khas dengan cita rasa autentik.
Warung sederhana yang masih mempertahankan konsep pawon tradisional ini setiap pagi selalu ramai pembeli. Sejak matahari belum sepenuhnya terbit, antrean pengunjung sudah terlihat untuk mencicipi seporsi sego (bahasa Jawa dari nasi, red) pecel dengan bumbu khas racikan turun-temurun.
Sego Pecel Pawon Mbah Minah disajikan dengan nasi hangat, aneka sayuran rebus segar, serta sambal pecel yang memiliki rasa gurih, pedas, dan sedikit manis. Keunikan utama terletak pada proses memasak yang masih menggunakan dapur tradisional, sehingga aroma dan rasa yang dihasilkan terasa lebih kuat dan khas.
Selain pecel, pengunjung juga dapat menikmati aneka lauk pendamping seperti tempe goreng, tahu bacem, rempeyek, hingga telur, yang semuanya disajikan sederhana namun menggugah selera. Harga yang terjangkau membuat kuliner ini diminati berbagai kalangan, mulai dari warga sekitar hingga wisatawan luar daerah.
Menurut pelanggan, Sego Pecel Pawon Mbah Minah bukan hanya soal rasa, tetapi juga menghadirkan pengalaman sarapan yang sarat nilai tradisi. Suasana pawon dengan peralatan masak sederhana menghadirkan nuansa tempo dulu yang kini semakin jarang dijumpai.
Popularitas kuliner ini pun terus meningkat seiring dengan tren masyarakat yang kembali menggemari makanan tradisional. Banyak pengunjung yang membagikan pengalaman sarapan mereka di media sosial, sehingga nama Sego Pecel Pawon Mbah Minah semakin dikenal luas.
Keberadaan kuliner ini dinilai turut mendukung pengembangan wisata kuliner lokal di Randublatung. Selain menjadi penggerak ekonomi masyarakat, warung pawon tradisional ini juga berperan menjaga warisan kuliner khas Jawa agar tetap lestari di tengah gempuran makanan modern.
Sego Pecel Pawon Mbah Minah menjadi contoh bagaimana kuliner sederhana dapat bertahan dan berkembang dengan tetap menjaga keaslian rasa dan nilai budaya. Dengan konsistensi kualitas dan cita rasa, kuliner tradisional semacam ini diyakini masih akan terus diminati.
Bagi masyarakat yang ingin menikmati sarapan pagi bernuansa tradisional, Sego Pecel Pawon Mbah Minah menjadi salah satu rekomendasi kuliner khas Randublatung yang layak dicoba.
Editor : Redaksi