Kampung Ramadan 2026 di Rembang Pindah ke Jalan Gatot Subroto, Ini Sebabnya

Reporter : Miftachussolichin
Bupati Rembang Harno tengah meninjau stand Kampung Ramadan tahun 2025.

Rembang, MEMANGGIL.CO - Kampung Ramadan Kabupaten Rembang tahun 2026 akan hadir di lokasi baru. Jika sebelumnya digelar di Jalan dr. Soetomo, tahun ini pusat kuliner Ramadan tersebut dipindahkan ke Jalan Gatot Subroto, tepatnya di sisi timur Alun-Alun Rembang, membentang dari depan radio Citra Bahari FM hingga ke arah utara depan SMA Kartini.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 18 Februari hingga 14 Maret 2026. Buka mulai pukul 15.00 - 19.00 Wib.

Kabid UKM Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Rembang, Achmad Widodo menjelaskan perpindahan lokasi dilakukan setelah adanya berbagai keluhan masyarakat saat pelaksanaan di Jalan dr. Soetomo, terutama terkait kemacetan serta keterbatasan ruang bagi pelaku usaha kecil, karena keberadaan sejumlah usaha baru di kawasan tersebut juga dinilai mengurangi kapasitas area untuk stan UMKM.

“Di lokasi lama sering terjadi kemacetan, dan ruang untuk UMKM semakin terbatas. Di lokasi baru ini areanya lebih luas dan representatif,” ungkap panitia penyelenggara.

Tahun ini, total tersedia sekitar 40 stan UMKM. Sebanyak 20 stan diperuntukkan bagi pelaku UMKM umum yang telah melalui proses pendaftaran dan dipilih melalui sistem undian demi menjamin keadilan.

"Dari sekitar 60 pendaftar, hanya 40 UMKM yang dapat mengisi stand tersebut, satu stand diisi dua pelaku UMKM. Waktu undian semua menyaksikan, biar lebih adil," katanya. 

Sementara 20 stan lainnya difasilitasi oleh pihak sponsor, yang kemungkinan  selain untuk promosi juga membawa UMKM binaan masing-masing.

Agar jenis dagangan lebih tertata dan sesuai minat pengunjung, UMKM dibagi dalam empat klaster. Kuota  kaster minuman 15, sayur dan lauk 10, jajanan: 10, makanan berat lainnya: 5 . 

"Pembagian ini didasarkan pada evaluasi penjualan tahun-tahun sebelumnya, di mana kategori minuman menjadi salah satu yang paling diminati," ungkap Widodo.

Kampung Ramadan 2026 digelar tanpa menggunakan dana APBD. Kegiatan ini didukung sejumlah sponsor, meliputi Bank Jateng, Semen Gresik, Bank Rembang, BKK Jateng, dan BRI.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia menyiapkan pengaturan lalu lintas. Sepeda motor tetap diperbolehkan melintas, baik dari arah barat maupun timur melalui jalan Pantura. Sedangkan mobil tidak diperkenankan masuk ke area Kampung Ramadan dan akan diarahkan ke kantong parkir yang telah disiapkan.

Kebijakan ini diambil agar akses pengunjung tetap terjaga tanpa mengganggu aktivitas pelaku usaha.

Dengan lokasi yang lebih luas, sistem seleksi yang lebih adil, serta dukungan sponsor, Kampung Ramadan 2026 diharapkan mampu menjadi pusat kuliner sekaligus penggerak ekonomi UMKM Rembang selama bulan suci. 

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru