Tim Syarikah Arab Saudi Tinjau Asrama Haji Surabaya

Reporter : Saputra
Tim Syarikah Al Bait Guests Arab Saudi saat mendatangi Asrama Haji Sukolilo Surabaya. (Saputra/Memanggil.co)

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Tim Syarikah Al Bait Guests dari Arab Saudi berkoordinasi dengan tim Asrama Haji Sukolilo Surabaya dalam pendistribusian kartu nusuk bagi jemaah haji 2026 di Surabaya serta provinsi lain di Indonesia, Jumat (3/04/2026). 

Direktur Pengembangan Bisnis Al Bait Guests, Dr. Omar Ayub menjelaskan kehadirannya untuk melakukan koordinasi dengan tim Asrama Haji dalam pendistribusian kartu nusuk bagi jemaah haji di Surabaya serta provinsi lain di Indonesia.

"Kemarin kami sudah di Jakarta. Di sana, kami berhasil meresmikan aktivasi kartu nusuk untuk kloter pertama. Alhamdulillah kami berhasil mengirimkan dan mengaktifkan lebih dari 300 kartu untuk kloter pertama," terang Omar di Asrama Haji Surabaya.

Menurutnya, penerbitan kartu nusuk ini merupakan salah satu inisiatif dari Kementerian Haji dan Umrah di Arab Saudi yang disebut Bitaqat Nusuk Fi Balad Al-Haj.

"Bitaqat Nusuk Fi Balad ini merupakan inisiatif beberapa negara dimana kami harus mengirimkan kartu nusuk ke negara asal jemaah dan mengaktifkannya di sana," kata Omar.

Omar menambahkan, nusuk ini berfungsi sebagai identitas para jemaah haji melakukan kegiatan ibadah di Tanah Suci.

"Jadi tanpa nusuk tidak ada jemaah yang diizinkan memasuki Makkah, Madinah, Mina, Arafah, dan Muzdalifah tanpa kartu nusuk. Maka dari itu kami memastikan pengaturan di setiap provinsi teroganisir dan terencana dengan baik," imbuhnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Omar juga mengapresiasi kinerja tim dari Asrama Haji Embarkasi Surabaya yang banyak membantu untuk mengaktifkan kartu nusuk sebelum jemaah terbang ke Arab Saudi.

Direktur Manajemen Kartu Nusuk, Bassem Kisnawi menambahkan, kartu nusuk sangat penting bagi para jemaah untuk melakukan aktivitas di area kota suci.

"Jadi kartu nusuk ini sangat penting. Insyaallah mereka (jemaah) akan mendapatkannya dari sini, sehingga begitu tiba di Arab Saudi mereka sudah memilikinya," pungkasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, As’adul Anam, menyatakan bahwa kunjungan Syarikah menjadi indikator positif bahwa seluruh persiapan penyelenggaraan haji di embarkasi Surabaya berjalan sesuai rencana. 

Menurutnya, hingga saat ini sebagian besar dokumen perjalanan jemaah, termasuk visa, telah terbit dan sedang dalam tahap verifikasi data oleh petugas. 

“Kehadiran syarikah di sini menunjukkan bahwa tidak ada gangguan dalam persiapan haji. Saat ini sekitar 99 persen visa jemaah sudah terbit dan kami terus melakukan verifikasi data sebelum tahapan simulasi,” jelas As’adul. 

Meski persiapan telah mencapai hampir 100 persen, pihak Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur masih akan melaksanakan simulasi pemberangkatan sebagai tahap akhir untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar. 

Dengan koordinasi intensif antara penyedia layanan dari Arab Saudi dan pemerintah Indonesia, diharapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, khususnya bagi jemaah embarkasi Surabaya, dapat berlangsung tertib, aman, dan nyaman sejak keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. 

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru