Tuban, MEMANGGIL.CO – Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan soal nama Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, yang disebut mirip dengan Partai Gerindra saat memberikan sambutan dalam acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 sekaligus groundbreaking gudang ketahanan pangan Polri di Dusun Kedung Sari, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Sabtu (16/5/2026).
Candaan itu bermula ketika Prabowo menyapa sejumlah pejabat yang hadir, termasuk Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Setelah itu, ia menyebut nama Bupati Tuban di hadapan para tamu undangan.
“Bupati Tuban Saudara Aditya Halindra Faridzky,” ucap Prabowo.
Mendengar namanya dipanggil, Halindra langsung berdiri dan memberikan hormat. Namun suasana mendadak cair ketika Prabowo kembali melempar gurauan.
“Aditya Halindra, bukan Partai Gerindra, bukan. Halindra - Gerindra namanya agak mirip ya,” ujar Prabowo yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.
Ada Jejak Panjang Politik
Di balik candaan tersebut, sosok Aditya Halindra Faridzky memang bukan nama baru dalam percaturan politik di Kabupaten Tuban.
Bupati muda kelahiran 1992 itu berasal dari keluarga yang telah lama dikenal memiliki pengaruh kuat di dunia politik dan jaringan bisnis daerah.
Halindra saat ini menjabat Ketua DPD Partai Golkar Tuban selama tiga periode. Ia juga menjabat Bupati Tuban untuk dua periode, yakni 2021–2025 dan kembali terpilih untuk masa jabatan 2025–2030.
Lulusan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya tersebut pertama kali dilantik sebagai Bupati Tuban oleh Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada 20 Juni 2021.
Pada periode keduanya, mantan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Golkar itu dilantik langsung oleh Prabowo di Istana Negara Jakarta pada 20 Februari 2025.
Profil Keluarga
Halindra merupakan putra ketiga pasangan H. Ali Hasan dan Hj. Haeny Relawati Rini Widyastuti. Nama Haeny Relawati sendiri bukan sosok asing di panggung politik Tuban maupun Jawa Timur.
Politisi senior Partai Golkar kelahiran 1964 itu pernah menjabat Ketua DPRD Tuban periode 1999–2000 sebelum terpilih menjadi Bupati Tuban selama dua periode pada 2001–2011.
Haeny juga tercatat sebagai perempuan pertama yang menjabat bupati di Jawa Timur sekaligus Bupati Tuban pertama yang dipilih langsung oleh masyarakat.
Setelah menuntaskan masa jabatannya sebagai kepala daerah, karier politik Haeny terus berlanjut hingga saat ini menjadi Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur IX yang meliputi Tuban dan Bojonegoro selama dua periode 2019 - 2029.
Pengaruh politik keluarga tersebut juga berlanjut melalui putri pertamanya, Aulia Hany Mustikasari, yang kini menjabat Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Golkar.
Sementara putra keduanya, Aldwin Hafidz Harsandi, memilih jalur militer. Ia merupakan perwira pertama TNI Angkatan Laut dan dikenal sebagai lulusan terbaik Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 2009 setelah sebelumnya menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara Magelang.
Adapun putri bungsu keluarga tersebut, Adelia Hanindya Nastiti, diketahui berdomisili di Surabaya dan dikenal sebagai arsitek muda yang turut meneruskan jaringan usaha keluarga.
Selain memiliki pengaruh politik, keluarga Haeny juga dikenal memiliki jaringan bisnis lama di Tuban.
Sebelum aktif di dunia politik, keluarga tersebut diketahui memiliki sejumlah usaha mulai dari SPBU, properti, rumah sakit, hingga sektor perhotelan seperti Hotel Mustika di kawasan Tuban.
Lebih lanjut, dengan latar belakang politik yang kuat serta jaringan keluarga yang telah lama mengakar di Tuban, nama Aditya Halindra Faridzky kini menjadi salah satu figur muda yang cukup diperhitungkan dalam dinamika politik di Jawa Timur.