Hari ke-18 Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya, 23.519 Jemaah Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Reporter : Saputra
Jemaah haji kategori resiko tinggi (Resti) naik kursi roda bersiap berangkat dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Memasuki hari ke-18 operasional, proses pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya berlangsung lancar dan tertib.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mencatat hingga Jumat (8/5/2026), sebanyak 23.519 jemaah dan petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 53 persen dari total rencana pemberangkatan musim haji 1447 H/2026 M.

Tahun ini, Embarkasi Surabaya menyiapkan total 44.080 orang yang terdiri atas 42.109 jemaah, 464 petugas, 162 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 140 pembimbing ibadah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Seluruhnya terbagi dalam 116 kelompok terbang (kloter).

Secara kumulatif, hingga Kamis (7/5/2026) tercatat 23.140 jemaah dan petugas telah diberangkatkan dalam 61 kloter.

Kemudian pada Jumat (8/5/2026), terdapat tambahan 379 orang dari Kloter 62, sehingga total menjadi 23.519 orang dalam 62 kloter.

Dari sisi komposisi, jemaah yang telah berangkat terdiri atas 10.904 laki-laki dan 12.615 perempuan.

Dalam pelaksanaan operasional, PPIH juga mencatat 87 kasus mutasi keluar dengan berbagai alasan, di antaranya jemaah sakit di daerah maupun di Rumah Sakit Haji, penundaan keberangkatan dari daerah, pendamping, kondisi hamil, hingga perpindahan kloter dan perubahan nomor urut.

Meski demikian, sebanyak 46 kursi berhasil terisi kembali melalui mekanisme mutasi masuk, terdiri atas 9 jemaah pengganti dari daftar belum berkloter dan 37 jemaah hasil perpindahan kloter.

Dengan demikian, sisa kursi kosong (open seat) dapat ditekan menjadi 41 kursi.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal.

“Alhamdulillah, hingga hari ke-18 operasional pemberangkatan berjalan lancar dan seluruh kloter yang telah diterbangkan berangkat tepat waktu. Koordinasi lintas sektor terus kami lakukan untuk menjaga kualitas layanan kepada jemaah,” ujar Anam, Jumat (8/5/2026).

Dari aspek ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP), seluruh 61 kloter yang telah diberangkatkan tercatat berangkat tepat waktu tanpa keterlambatan.

PPIH juga melaporkan adanya tiga jemaah yang wafat di Arab Saudi, yakni Kamariyah Dul Tayib (Kloter 8 Kabupaten Pasuruan), Abd. Wachid (Kloter 7 Kabupaten Pasuruan), dan Fajar Puja Sasmita (Kloter 11 Kota Malang).

“Atas nama PPIH, kami menyampaikan duka mendalam. Semoga almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkap Anam.

Sementara itu, masih terdapat tujuh jemaah yang mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, terdiri atas lima jemaah sakit dan dua pendamping.

Mereka masih menunggu pemulihan kondisi kesehatan atau ketersediaan kursi pada kloter berikutnya.

Pada gelombang pertama pemberangkatan ini, jemaah tertua tercatat atas nama Tukiran Abd Razak dari Kloter 17 Kabupaten Malang dengan usia 98 tahun.

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru