Blora, MEMANGGIL.CO - Wajah pelayanan kesehatan di wilayah timur Kabupaten Blora perlahan berubah. Jika beberapa tahun lalu banyak warga memilih berobat ke luar daerah, kini arus pasien justru mengalir deras ke RSUD dr. R. Soeprapto Cepu.
Lonjakan kunjungan pasien di rumah sakit daerah tersebut bahkan disebut mencapai 391 persen. Angka itu menjadi sinyal meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang disediakan RSUD Cepu.
Baca juga: UTR Cepu Bikin Kejutan Nasional, Kampus Blora Ini Tumbangkan PTN dan PTS Elite
Peningkatan jumlah pasien tidak hanya datang dari warga Blora. Sejumlah pasien dari daerah perbatasan seperti Bojonegoro, Tuban, hingga Ngawi juga mulai memanfaatkan layanan kesehatan di rumah sakit tersebut.
Direktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, drg. Wilys Yuniarti menyebut, peningkatan itu dipengaruhi berbagai pembenahan yang dilakukan rumah sakit dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari peningkatan fasilitas pelayanan, penguatan tenaga medis, hingga perbaikan sistem layanan pasien.
“Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan yang cepat, nyaman, dan profesional agar masyarakat merasa lebih dekat dengan layanan kesehatan berkualitas,” ujarnya ditulis Memanggil.co pada Rabu (20/5/2026).
Perubahan itu mulai terasa di berbagai lini pelayanan. Ruang rawat jalan yang dulu relatif lengang kini dipadati pasien sejak pagi. Antrean pemeriksaan dokter spesialis meningkat, begitu pula layanan penunjang medis lainnya.
Tak hanya fokus pada layanan pengobatan, RSUD dr. R. Soeprapto Cepu juga terus memperkuat pendekatan pelayanan humanis kepada pasien dan keluarga. Rumah sakit menilai kenyamanan dan komunikasi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.
Di tengah meningkatnya jumlah pasien, manajemen rumah sakit memastikan kualitas pelayanan tetap menjadi prioritas utama. Penambahan fasilitas dan evaluasi pelayanan terus dilakukan agar lonjakan kunjungan tidak berdampak pada mutu layanan kesehatan.
“Kepercayaan masyarakat adalah tanggung jawab besar yang harus dijaga. Karena itu kami terus melakukan pembenahan secara bertahap,” jelasnya.
Baca juga: 3 Warga Asli Jepon Dilantik Jadi Camat, Lurah hingga Sekcam di Blora
Peningkatan kunjungan hingga ratusan persen tersebut juga menjadi gambaran berubahnya pola masyarakat dalam mencari layanan kesehatan. Jika sebelumnya rumah sakit luar daerah dianggap lebih unggul, kini RSUD Cepu mulai dipandang mampu memberikan layanan yang kompetitif.
Pemkab Blora sendiri terus mendorong penguatan sektor kesehatan daerah, termasuk peningkatan kualitas rumah sakit milik pemerintah. RSUD dr. R. Soeprapto Cepu diproyeksikan menjadi salah satu pusat layanan kesehatan unggulan di kawasan perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Dengan meningkatnya jumlah kunjungan pasien, RSUD Cepu kini tidak hanya menjadi tempat berobat, tetapi juga simbol tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik daerah.
Editor : Redaksi