Blora, MEMANGGIL.CO - Tim SAR gabungan menghentikan sementara operasi pencarian terhadap seorang perempuan yang diduga tenggelam di Sungai Bengawan Solo, wilayah Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jumat (17/4/2026) petang.
Korban diketahui bernama Yatmi, perempuan yang beralamat di Tegalrejo Barat RT 04 RW 14, Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu.
Berdasarkan laporan yang diterima BPBD Kabupaten Blora, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.35 WIB. Korban diduga terjun dari atas Jembatan Bengawan Solo sebelum akhirnya tenggelam.
Mendapat laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora bersama unsur SAR gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian.
TRC BPBD Blora, Agung Triyono, menyampaikan bahwa tim langsung melakukan penyisiran dari titik awal korban diduga terjun hingga ke sejumlah titik di sekitar aliran sungai.
"Begitu menerima laporan dari Kelurahan Cepu, kami bersama tim SAR gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian. Penyisiran dilakukan dari titik awal korban diduga terjun hingga area sekitar aliran Bengawan Solo," ujar Agung Triyono.
Baca juga: TP PKK Cepu Perkuat Sinergi Transisi PAUD ke SD, Tekankan Sekolah Ramah Anak Tanpa Tekanan Calistung
Meski pencarian telah dilakukan selama beberapa jam, hingga Jumat sore korban belum berhasil ditemukan.
Agung menjelaskan, operasi pencarian dihentikan sementara pada pukul 17.30 WIB karena kondisi mulai gelap dan akan dilanjutkan kembali pada Sabtu pagi.
"Operasi SAR kami hentikan sementara pada pukul 17.30 WIB karena kondisi sudah tidak memungkinkan. Korban masih belum ditemukan dan pencarian akan kami lanjutkan besok pagi dengan melakukan penyisiran kembali bersama seluruh unsur SAR gabungan," katanya.
Ia menambahkan, selama proses pencarian, BPBD Blora berkoordinasi dengan berbagai unsur yang terlibat dalam operasi SAR guna memaksimalkan upaya pencarian korban.
BPBD Kabupaten Blora juga mengimbau masyarakat yang berada di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo agar tidak mendekati lokasi pencarian maupun melakukan aktivitas yang dapat membahayakan keselamatan.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian dan petugas akan melanjutkan operasi SAR pada Sabtu pagi dengan harapan korban segera ditemukan.
Editor : Redaksi