Surabaya, MEMANGGIL.CO — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jawa Timur bersama Pemprov Jatim dan TNI AL kembali menerjunkan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Mandiri 2026.
Misi tersebut akan berlangsung mulai pada tanggal 6 hingga 10 Agustus 2026, dengan membawa pasokan uang layak edar ke tiga wilayah kepulauan terpencil, yakni di Kabupaten Sumenep: Pulau Sapudi, Pulau Raas, dan Pulau Tanjung Kiaok.
Pelepasan tim dilakukan di Dermaga Komando Armada II TNI AL, Surabaya. Kepala KPwBI Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, mengatakan, pemenuhan uang berkualitas hingga wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) merupakan fondasi kedaulatan ekonomi negara.
"Ekspedisi ini memastikan masyarakat kepulauan memperoleh hak yang sama atas ketersediaan uang Rupiah yang layak edar sekaligus memperkuat Rupiah sebagai simbol kedaulatan NKRI," kata Ibrahim dalam keterangan resminya, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Sementara itu, Ibrahim juga membeberkan, guna untuk menjaga kelancaran transaksi di wilayah perbatasan laut, ERB Mandiri Jatim 2026 mengusung tiga agenda strategis, yakni mendistribusikan dan melakukan penukaran uang dengan mengganti uang lusuh dan rusak milik warga kepulauan melalui penerapan clean money policy.
Selain itu, ERB Mandiri juga mengedukasi Keuangan dengan menggelar kampanye Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah.untuk meningkatkan pemahaman keaslian uang dan perawatan fisik Rupiah.
Tak hanya itu, Bank Indonesia Jatim juga melakukan Inklusi Ekonomi Daerah sebagai upaya nemperluas akses perbankan dan literasi keuangan masyarakat pesisir melalui sinergi lintas lembaga.
"Selain layanan penukaran uang, tim gabungan ini dijadwalkan menggelar serangkaian kegiatan sosialisasi literasi keuangan bersama pemda setempat hingga pengujung misi pada 10 Agustus mendatang," pungkas Ibrahim.
Editor : B. Wibowo