Sumedang, MEMANGGIL.CO - Kementerian Perdagangan memastikan pemantauan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok terus dilakukan menjelang akhir tahun. Pemerintah menyiapkan pemantauan pasar dan koordinasi dengan Badan Pangan Nasional untuk mengantisipasi gangguan pasokan maupun kenaikan harga.
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan pemantauan dilakukan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Sistem tersebut digunakan Kemendag untuk mengumpulkan dan melaporkan data harga serta stok atau pasokan bahan kebutuhan pokok secara harian.
“Kita akan selalu monitor. Kita mempunyai sistem SP2KP dan akan selalu berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional untuk memastikan harga-harga bapok aman dari Sabang sampai Merauke,” ujar Roro saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-8 Akademi Metrologi dan Instrumentasi (Akmet) Tahun 2026 di Kampus Akmet, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Kamis (24/9/2026).
Pemantauan tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan harga kebutuhan pokok di berbagai daerah. Jika ditemukan kenaikan harga atau persoalan pasokan, pemerintah akan melakukan koordinasi untuk menentukan langkah penanganannya.
Roro menilai ketersediaan pasokan menjadi salah satu faktor yang perlu dijaga untuk mendukung stabilitas harga pangan. Karena itu, pemantauan tidak hanya dilakukan terhadap harga, tetapi juga terhadap kondisi pasokan di daerah.
“Kita akan monitor terus. Insyaallah aman dan nantinya akan kita amankan,” katanya.
SP2KP Kemendag menyediakan sejumlah informasi mengenai perkembangan harga komoditas di daerah, termasuk perbandingan harga dan perubahan harga kebutuhan pokok. Data tersebut menjadi bagian dari sistem pemantauan pemerintah dalam melihat dinamika harga pangan.
Sebelumnya, Kemendag juga menggunakan SP2KP untuk memantau harga dan pasokan bahan kebutuhan pokok di pasar.
Dalam pemantauan di Pasar Nusukan, Surakarta, awal September 2026, Kemendag menyebut pemantauan harga secara real-time dilakukan melalui sistem tersebut dan koordinasi dengan pemerintah daerah ditempuh jika terjadi lonjakan harga yang tidak wajar.
Selain persoalan pangan, kunjungan Roro ke Sumedang juga berkaitan dengan penguatan sumber daya manusia di bidang metrologi dan instrumentasi. Agenda tersebut berlangsung dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-8 Akmet Tahun 2026 yang digelar di kampus lembaga pendidikan di bawah Kementerian Perdagangan tersebut.
Kompetensi metrologi dan instrumentasi memiliki kaitan dengan kegiatan perdagangan karena menyangkut pengukuran dan kepastian dalam transaksi. Penguatan sumber daya manusia di bidang tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung perlindungan konsumen dan tata kelola perdagangan.