Geger di Singgahan Tuban, Eks Caleg PDI-P Ditusuk Pisau Gara-gara Urusan Rumah Tangga

Reporter : Redaksi
Barang bukti pisau yang diamankan anggota kepolisian. (dok, memanggil.co)

Tuban, MEMANGGIL.CO – Geger terjadi di Desa Tungkis, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban. Seorang mantan calon legislatif (caleg) PDI Perjuangan Tuban, Suponyono (46), menjadi korban penusukan di depan sebuah warung kopi, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 10.15 WIB.

Penusukan tersebut diduga dipicu persoalan rumah tangga yang membuat pelaku tersinggung. Korban mengalami luka robek pada bagian perut sebelah kiri dan hingga kini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit di Bojonegoro.

Baca juga: Layani 1,37 Juta Penumpang, Layanan Commuter Line Area 8 Surabaya Tumbuh 9%

Suponyono merupakan warga Desa Tungkis yang pernah maju sebagai caleg DPRD Tuban pada Pemilu 2024. Ia tercatat sebagai caleg nomor urut dua dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Tuban.

Tak hanya pernah menjadi caleg, Suponyono juga pernah dipercaya menjabat Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Singgahan.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban, Kusmen, membenarkan identitas dan latar belakang korban tersebut.

“Betul, korban dulu ikut nyaleg tahun 2024 dan mantan Ketua PAC PDI-P Singgahan. Ketua sekarang Bapak Sukadi,” ungkap Kusmen.

Berawal dari Kabar Persoalan Rumah Tangga

Kapolsek Singgahan Polresta Tuban, AKP Rukandar, menjelaskan kasus tersebut bermula ketika pelaku mendapat informasi dari tetangganya mengenai persoalan rumah tangga pribadi.

Informasi tersebut diduga membuat pelaku tersinggung. Pelaku kemudian mencari korban untuk meminta klarifikasi mengenai kabar yang diterimanya.

Keduanya akhirnya bertemu saat berpapasan di jalan desa, tepatnya di depan warung kopi tempat kejadian.

Baca juga: KKN-PAR STAI Al Anwar Rembang Dorong Sale Pisang Jadi Produk Unggulan Desa Bondol Bojonegoro

“Pelaku melakukan klarifikasi kepada korban untuk menanyakan apakah obrolan tersebut benar atau tidak,” jelas Rukandar.

Namun, upaya klarifikasi tersebut justru berubah menjadi cekcok. Keduanya terlibat adu mulut hingga situasi semakin memanas.

Pelaku kemudian mengambil sebilah pisau yang disimpan di dalam jok sepeda motornya.

“Pelaku langsung menusuk menggunakan pisau hingga mengenai perut korban sebelah kiri,” ungkapnya.

Pelaku Diamankan

Baca juga: Pengurus NU Sulawesi Soroti Kemandirian Jam’iyah, Gus Rozin Tawarkan Poros Tengah hingga Penguatan Pesantren

Keributan tersebut akhirnya berhenti setelah sejumlah warga datang dan melerai keduanya. Korban yang mengalami luka langsung dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit di Bojonegoro untuk mendapatkan perawatan.

“Korban mengalami luka robek di bagian perut sebelah kiri dan masih dalam perawatan,” kata Rukandar.

Sementara itu, polisi bergerak cepat mengamankan pelaku yang diketahui bernama Suparman (69), warga desa setempat.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sebilah pisau yang diduga digunakan untuk menusuk korban sebagai barang bukti.

“Pelaku dan barang bukti pisau telah diamankan,” pungkasnya.

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru