Pakai Isolation Forest, Skripsi Mahasiswa Untag Deteksi Anomali Keuangan UMKM Lebih Cepat

Reporter : Saputra
Maria Goreti Dhiki saat mempresentasikan karya skripsinya. (Saputra/Memanggil.co)

Surabaya, MEMANGGIL.CO — Lonjakan transaksi digital Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) belum selalu dibarengi sistem pengawasan otomatis. 

Untuk menjawab persoalan itu, mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Maria Goreti Dhiki, merancang sistem Kecerdasan Buatan atau AI pendeteksi anomali transaksi keuangan.

Karya skripsinya berjudul “Deteksi Anomali Transaksi Keuangan Menggunakan Isolation Forest dengan Time-Aware Feature Engineering” dinobatkan sebagai salah satu skripsi termenarik pada Wisuda ke-133 Untag Surabaya, 22 Agustus 2026.

Maria menggunakan algoritma Isolation Forest karena mampu mendeteksi pola yang menyimpang dari data normal. 

Kelebihan sistem ini adalah tidak hanya melihat nominal, tetapi juga mempertimbangkan waktu dan frekuensi transaksi.

Pengujian dilakukan pada ribuan data publik dan data dari UMKM Konter Hikmah Surabaya. Hasilnya, sistem dapat menandai transaksi mencurigakan lebih cepat dibanding cara manual.

“Saya ingin membuat teknologi yang sederhana, tetapi mampu membantu pelaku usaha mengenali transaksi yang tidak wajar lebih cepat,” kata Maria, Kamis (13/08/2026). 

Sistem ini juga dirancang user friendly. Pengguna cukup input data transaksi, selanjutnya sistem akan memberi peringatan jika ditemukan anomali.

Dibimbing Wakil Rektor II Untag, Supangat, M.Kom., Ph.D., ITIL., COBIT., CLA., CISA., Maria menargetkan pengembangan lebih lanjut agar bisa menjadi aplikasi nyata bagi UMKM. 

“Pelaku usaha memiliki perlindungan yang lebih baik terhadap transaksi yang berisiko,” ujarnya.

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru