Surabaya, MEMANGGIL.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk pengembangan UMKM Batik Tin Gundih di Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, Kamis lalu, 10 September 2026.
Bantuan yang dikemas dalam program Srikandi Movement “Women Support Women” tersebut ditujukan untuk kapasitas perempuan pelaku UMKM sekaligus mengembangkan kawasan tersebut sebagai sentra produksi dan wisata edukasi batik berbasis masyarakat.
Melalui program ini, PLN UIT JBM menyerahkan dukungan berupa perbaikan fasilitas galeri, penambahan sarana pendukung, serta peralatan membatik dan menjahit berbasis elektrik.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengatakan, penyaluran TJSL ini merupakan bentuk komitmen korporat dalam mendorong peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah kerja perusahaan.
"Kami berharap bantuan ini dapat dikelola secara optimal dan berkelanjutan, sehingga semakin banyak masyarakat—khususnya perempuan dan generasi muda—yang merasakan manfaatnya. Batik Tin Gundih diharapkan terus tumbuh menjadi pusat edukasi batik yang membanggakan di Surabaya," kata Ika dalam keterangan resminya, Jumat, 11 September 2026.
Sementara itu, Senior Manager Perencanaan PLN UIT JBM sekaligus Champion Srikandi, Titi Murdiyati, menambahkan, inisiatif ini berfokus pada pemberdayaan perempuan agar semakin mandiri dan produktif.
"Batik Tin Gundih memiliki potensi besar, tidak hanya dalam menghasilkan produk kain batik, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran dan pelestarian budaya lokal," ujar Titi saat menghadiri penyerahan bantuan bersama perangkat Kecamatan dan Kelurahan setempat.
Sentra Batik Tin Gundih yang berdiri sejak Desember 2021 kini tidak hanya memproduksi kain batik, tetapi juga berkembang menjadi destinasi edukasi yang kerap dikunjungi wisatawan lokal hingga mancanegara.
Lurah Gundih, Christiono, mengapresiasi dukungan PLN yang dinilainya sangat krusial dalam meningkatkan kenyamanan para pengunjung dan wisatawan yang ingin belajar membatik secara langsung.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Batik Tin Gundih, Purwanti, mengungkapkan, bantuan peralatan elektrik dan fasilitas galeri ini memperkuat semangat para perempuan setempat untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga dari rumah.
Editor : Abdul Rohman