EXTRANAS VIII Resmi Dibuka di Lamongan, Kemenag Dorong Madrasah Berdaya Saing Global

Reporter : Saputra
EXTRANAS VIII Madrasah Aliyah dan Keterampilan resmi dibuka di Kabupaten Lamongan.(Saputra/ Memanggil.co)

Lamongan, MEMANGGIL.CO — Ekspo dan Ekstrakurikuler Nasional (EXTRANAS) VIII Madrasah Aliyah Plus Keterampilan resmi dibuka di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Mengusung tema “Berdaya Saing Global, Berkarakter Lokal”, kegiatan ini menjadi ruang bagi madrasah dari berbagai daerah di Indonesia untuk menunjukkan kreativitas, inovasi, sekaligus memperkuat jejaring.

EXTRANAS VIII berlangsung 10–13 September 2026 dengan pusat kegiatan di MAN 1 Lamongan dan Sport Center Lamongan. Pembukaan digelar Jumat (11/9/2026) dan dilakukan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Amien Suyitno.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

Rangkaian EXTRANAS VIII meliputi expo dan kompetisi keterampilan, forum rapat kerja, hingga penguatan jejaring antarmadrasah. Peserta berasal dari Madrasah Aliyah Plus Keterampilan dari berbagai daerah di Indonesia.

Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Jawa Timur sebagai tuan rumah EXTRANAS VIII.

“Pertama-tama, kami menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur untuk menjadi tuan rumah EXTRANAS VIII. Mudah-mudahan kepercayaan ini menjadi harapan kita bersama dan senantiasa mendapatkan ridha serta pertolongan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” terang Akhmad Sruji.

Menurutnya, event berskala nasional ini juga menggerakkan ekonomi daerah. Transportasi meningkat, UMKM mendapat manfaat karena produknya dikenal peserta.

“Pergerakan transportasi meningkat, aktivitas ekonomi bergerak, dan UMKM juga mendapatkan manfaat karena produk-produk yang mereka tawarkan dapat dikenal dan dibeli oleh para peserta. Jadi, ada banyak manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan ini,” jelasnya.

Kakanwil Akhmad Sruji menekankan EXTRANAS harus jadi momentum berbagi pengetahuan dan inovasi. Keberagaman peserta dari berbagai daerah disebut sebagai peluang membangun jejaring.

“Momentum ini juga menjadi langkah untuk memperluas jaringan. Mereka yang hadir berasal dari berbagai daerah dengan ide, gagasan, dan karakter masing-masing. Dengan semakin luasnya jaringan yang kita bangun, maka insyaallah berbagai harapan dan tujuan yang kita cita-citakan dapat lebih mudah tercapai,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap madrasah punya karakter dan keunggulan sendiri. EXTRANAS menjadi ruang strategis untuk saling mengapresiasi dan mengambil hal positif.

“Secara tidak langsung, akan terjadi proses berbagi dan bertukar pengalaman mengenai bagaimana perspektif, inovasi, dan praktik baik yang dikembangkan di masing-masing madrasah,” ungkapnya.

Usai pembukaan, Kakanwil Akhmad Sruji meninjau stan expo madrasah. Ia berdialog dengan peserta dan pengelola stan tentang produk serta program keterampilan unggulan. 

Expo dinilai sebagai etalase kreativitas sekaligus pembuka peluang kolaborasi antar daerah.

Melalui tema “Berdaya Saing Global, Berkarakter Lokal”, EXTRANAS VIII diharapkan memperkuat komitmen madrasah melahirkan generasi terampil, kreatif, inovatif, dan berdaya saing tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal.

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru