Surabaya, MEMANGGIL.CO — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Timur konsisten memperkuat ekosistem ekonomi syariah regional melalui penyelenggaraan Festival Ekonomi Keuangan Syariah (Fesyar) Regional Jawa 2026.
Forum tahunan yang diinisiasi Bank Indonesia ini dirancang sebagai instrumen monitoring sekaligus evaluasi capaian target ekonomi syariah di tingkat daerah hingga nasional.
Deputi Kepala KPw BI Provinsi Jawa Timur, Rifki Ismal, menyampaikan bahwa Fesyar menerapkan struktur pelaksanaan berjenjang.
"Penyelenggaraan dimulai dari tingkat provinsi, kabupaten, dan kota seperti yang telah bergulir di Jember dan Semarang hingga ke tingkat regional yang mencakup wilayah se-Sumatera, se-Jawa, serta Indonesia Timur termasuk Kalimantan dan Sulawesi," kata Rifki dalam sambutannya, Jumat, 26 September 2026.
Secara format dan model pelaksanaan, Fesyar menginduk pada Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) yang berskala nasional dan global.
" Skema berjenjang ini diterapkan untuk memastikan seluruh program pengembangan ekonomi syariah terintegrasi dari daerah hingga pusat," ungkap Rifki.
Selain sebagai wadah edukasi dan inkubasi usaha syariah, gelaran tahunan ini berfungsi sebagai instrumen pengukur progres terhadap peta jalan lima tahunan serta target tahunan Bank Indonesia.
"Hasil evaluasi dari Fesyar akan menjadi acuan dalam penetapan tolok ukur dan sasaran capaian baru pada periode berikutnya" pungkas Rifki.
Editor : B. Wibowo