120 Titik Galian Kabel Optik di Blora-Jiken Berlubang Usai Diguyur Hujan, Pengendara Terancam Celaka

Reporter : Redaksi
Galian kabel optik di depan Indomaret Seso, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, yang nyaris celakai pengguna jalan diperbaiki. (Istimewa)

Blora, MEMANGGIL.CO - Sebanyak 120 titik bekas galian kabel optik di ruas jalan Jepon–Jiken, Kabupaten Blora, dilaporkan longsor dan berlubang setelah diguyur hujan. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, sehingga Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora bersama Satlantas Polres Blora turun melakukan pengawasan dan meminta pihak vendor segera melakukan perbaikan.

Pengawasan dilakukan pada Senin (26/10/2026) mulai pukul 09.00 WIB di ruas jalan Blora–Jiken. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan peringatan dan arahan kepada vendor pelaksana pekerjaan galian kabel optik agar segera menangani titik-titik yang rusak.

Baca juga: Dari 9 Kandidat Jadi 3 Nama, Siapa Bakal Mengisi Kursi Sekda Blora?

Kepala Dinrumkimhub Kabupaten Blora, Pujiariyanto, menegaskan kondisi bekas galian yang berlubang tidak boleh dibiarkan karena berpotensi mengganggu keselamatan pengendara, terutama saat hujan.

“Ditemukan 120 titik bekas galian kabel optik yang longsor atau berlubang setelah diguyur hujan. Kondisi ini sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan sehingga harus segera diperbaiki,” tegas Pujiariyanto.

Menurutnya, penanganan diperlukan agar bekas galian kembali rapi dan memenuhi standar pekerjaan, sehingga tidak menimbulkan risiko bagi pengendara yang melintas di ruas tersebut.

Vendor Diminta Segera Perbaiki 120 Titik

Dalam pengawasan itu, Dinrumkimhub dan Satlantas Polres Blora telah memberikan peringatan kepada vendor agar segera memperbaiki bagian galian yang longsor maupun berlubang. Pihak vendor menyatakan bersedia melakukan perbaikan dan pemadatan pada titik-titik yang bermasalah.

Baca juga: Rawat Pesisir Pantai Cemara, Polresta Tuban Tanam 200 Pohon dan Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Perbaikan direncanakan menggunakan material agregat kasar yang dipadatkan dengan alat stamper atau tamping rammer. Langkah tersebut diharapkan membuat permukaan bekas galian lebih stabil dan mengurangi risiko kerusakan kembali.

Pujiariyanto menekankan pentingnya tanggung jawab pelaksana pekerjaan dalam memastikan kondisi jalan tetap aman setelah kegiatan penggalian selesai.

“Kami sudah memberikan arahan agar pihak vendor segera memperbaiki dan merapikan bekas galian yang longsor atau berlubang sesuai standar pekerjaan. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi perhatian utama,” ujarnya.

Baca juga: Haru Berubah Bahagia, Warga Bersyukur Kendaraannya yang Hilang Ditemukan Polresta Tuban

Pengawasan melibatkan unsur Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinrumkimhub Blora, Satlantas Polres Blora, serta vendor pekerjaan kabel optik.

Pengendara yang melintas di ruas Jepon–Jiken diimbau tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan mewaspadai permukaan jalan yang tidak rata, khususnya setelah hujan.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru