Blora, MEMANGGIL.CO - Perebutan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blora memasuki babak krusial. Panitia Seleksi (Pansel) resmi menetapkan tiga peserta dengan nilai tertinggi dalam pengumuman hasil akhir seleksi terbuka dan kompetitif Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Blora, Senin (26/10/2026).

Tiga nama yang masuk dalam daftar tersebut adalah Edi Widayat, Irfan Agustian Iswandaru, dan Sunaryo. Ketiganya saat ini menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora.

Penetapan itu tertuang dalam Pengumuman Nomor 16/PANSEL JPTP.BLA/X/2026 tentang Hasil Akhir Seleksi Secara Terbuka dan Kompetitif Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Blora.

Berdasarkan dokumen yang ditandatangani Ketua Pansel, Subarno, SE, MM, ketiga peserta ditetapkan berdasarkan rekapitulasi penilaian dari seluruh tahapan seleksi.

Ini Tiga Nama Kandidat Sekda Blora

Nama pertama adalah Edi Widayat, S.Pd, M.Kes, MH, yang saat ini menjabat Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Blora.

Nama kedua, Irfan Agustian Iswandaru, AP, M.Si, yang menjabat Inspektur Daerah Kabupaten Blora.

Sementara nama ketiga adalah Sunaryo, S.Pd, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora.

Ketiganya menjadi peserta dengan nilai tertinggi sesuai urutan abjad nama dalam pengumuman resmi tersebut. Dokumen yang tersedia tidak mencantumkan angka nilai masing-masing peserta, sehingga belum dapat diketahui siapa yang memperoleh skor paling tinggi.

Seleksi Sekda Blora Lewati Sejumlah Tahapan

Dalam surat pengumuman tersebut, Pansel menyebut proses seleksi telah mencakup seleksi administrasi, penelusuran rekam jejak, uji kompetensi melalui metode Assessment Center, uji gagasan atau makalah, serta wawancara.

Pansel juga menegaskan keputusan yang ditetapkan bersifat final. Dalam dokumen itu tertulis, “Keputusan Panitia Seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.”

Pengumuman hasil akhir ini menjadi perkembangan terbaru dalam proses perebutan kursi Sekda Blora. Sebelumnya, awal media ini telah memberitakan sembilan pejabat yang lolos seleksi administrasi pada September 2026.

Kesembilan peserta kemudian mengikuti tahapan seleksi lanjutan hingga mengerucut menjadi tiga nama dalam hasil akhir.

Meski demikian, pengumuman tersebut menyebut ketiganya sebagai peserta dengan nilai tertinggi hasil seleksi. Dokumen itu tidak menyatakan secara eksplisit siapa yang telah resmi dilantik atau ditetapkan sebagai Sekda Blora definitif.

Dengan demikian, perkembangan berikutnya terkait penetapan pejabat yang akan mengisi jabatan Sekda Blora perlu merujuk pada keputusan resmi pemerintah daerah dan proses penetapan sesuai ketentuan yang berlaku.