Truk Berulang Kali Terperosok, Galian Kabel Optik Jalan Blora-Cepu Picu Ancaman Kecelakaan

Reporter : Redaksi
Forkopimcam Jepon ketika menyurvei titik-titik galian kabel optik di wilayah turut Kecamatan Jepon. (Istimewa)

Blora, MEMANGGIL.CO - Kondisi bekas galian kabel optik di ruas Jalan Blora-Cepu kerap menuai sorotan publik. Tanah yang mengalami penurunan di sejumlah titik membuat badan jalan membahayakan pengguna jalan. Sejumlah truk dilaporkan terperosok, bahkan insiden kecelakaan turut terjadi.

Kondisi tersebut telah diprediksi Kanit Gakkum Satlantas Polres Blora, Ipda Bayu Destya. Ia pernah mengingatkan bahwa bekas galian berpotensi membuat kendaraan terperosok ketika musim hujan tiba.

Kini, kekhawatiran tersebut menjadi persoalan nyata yang membutuhkan penanganan segera.

Camat Jepon, Andi Nurrohman, mengatakan pihak pelaksana telah berkomitmen mengembalikan kondisi badan jalan sesuai standar kepadatan dan keamanan.

"Dari pihak pelaksana berkomitmen untuk mengembalikan sesuai dengan kepadatan dan keamanan," ungkap Camat Andi, panggilannya ditulis Jumat (30/10/2026). 

Menurutnya, pelaksana mulai memasang tanda pada sejumlah titik yang rawan mengalami penurunan tanah.

"Dari pelaksana hari ini memasang tanda pada titik-titik rawan tanah yang turun," katanya.

Camat Andi menyebut pihak pelaksana juga terus mengerahkan tenaga kerja untuk memastikan pemulihan badan jalan sesuai kualitas yang diharapkan.

"Dari pelaksana terus mengerahkan man power-nya untuk mengembalikan sesuai kualitas, dan sampai dengan Desember tetap berkomitmen untuk memastikan badan jalan kembali aman," tegasnya.

Sementara itu, Manager Operasional Jateng-DIY Mora Republik, Solihun, memastikan pihaknya telah mengirim tim untuk melakukan pemantauan langsung.

"Siap Mas, ini barusan saya juga ditelepon Pak Camat, kami sudah berprogres dan saya kirim tim ke sana dari Mora Republik untuk monitoring langsung. Mudah-mudahan sesuai harapan bersama," ujarnya.

Kini, yang menjadi perhatian bukan sekadar pemasangan tanda peringatan, melainkan kepastian bahwa seluruh titik bekas galian benar-benar kembali padat dan aman dilalui.

Pengguna jalan tidak seharusnya terus dihantui risiko terperosok akibat kondisi bekas pekerjaan proyek. Apalagi, ruas Blora-Cepu menjadi jalur aktivitas kendaraan berat.

Komitmen perbaikan hingga Desember mendatang pun harus dibuktikan dengan hasil nyata di lapangan.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru