Surabaya, MEMANGGIL.CO - Universitas Ciputra (UC) Surabaya kembali melahirkan entrepreneur muda berdaya saing global.
Adalah Aryasetya Kanaka Dumadi, wisudawan International Business Management International Class yang sukses membawa kopi petani lokal ke pasar Eropa dan Timur Tengah.
Lewat platform besutannya bernama QThink X, Arya menghubungkan 50 petani kopi lokal dengan buyer internasional.
Dalam setahun, ia mencatatkan delapan kali transaksi ekspor, tujuh kali ke Italia dan satu kali ke Uni Emirat Arab.
“Petani punya hasil panen berkualitas tetapi minim akses pasar global, sementara pembeli luar negeri butuh kepastian data ketertelusuran produk. Platform ini memangkas kesenjangan tersebut,” terang Arya, Jumat (30/10/2026).
QThink X sendiri lahir dari riset skripsinya yang fokus pada niat petani kecil mengadopsi teknologi ketertelusuran.
Platform ini memberikan informasi transparan soal asal-usul, mutu, dan ketersediaan kopi yang dibutuhkan buyer global.
Tidak hanya itu, Arya juga mengembangkan Kazakopi sebagai roastery untuk pasar lokal dan Essuco, brand body scrub dari ampas kopi sisa roasting yang diolah menjadi produk bernilai jual.
Perjalanan bisnisnya tak lepas dari ekosistem kewirausahaan di UC. Pembelajaran berbasis proyek, materi ekspor-impor, hingga magang di perusahaan asuransi ekspor menjadi bekalnya.
Kisah Arya merepresentasikan tema wisuda UC 2026 “Innovating Humanity Through Entrepreneurial Leadership” yang menekankan bisnis yang solutif bagi masyarakat.
Rektor UC Surabaya Prof. Dr. Wirawan E.D. Radianto menegaskan, lulusan UC didorong tidak hanya mencari kerja, tetapi menciptakan nilai.
“Semangat entrepreneurship harus menjadi bekal untuk terus menciptakan nilai, menangkap peluang, dan menghadirkan dampak nyata,” jelas Wirawan.
Capaian itu terbukti, 90 persen wisudawan UC 2026 telah bekerja atau memiliki bisnis sendiri bahkan sebelum resmi menyandang gelar sarjana.
Editor : Abdul Rohman