Cerita Pemilik Lahan Temukan Pasutri di Tuban Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus

Reporter : Redaksi
Petugas ketika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dilokasi kejadian. (dok, memanggil.co)

Tuban, MEMANGGIL.CO – Pagi itu, Parji awalnya hanya berniat mematikan aliran listrik yang dipasang untuk jebakan tikus di ladang miliknya. Namun, langkahnya menuju area persawahan di Desa Bulujowo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Senin (2/11/2026), justru membawanya pada pemandangan yang tak pernah dibayangkan sebelumnya.

Sekitar pukul 05.30 WIB, Parji melihat sebuah sepeda motor terparkir di sekitar ladangnya. Merasa ada sesuatu yang janggal, pemilik lahan tersebut kemudian mendekati kendaraan itu untuk memastikan siapa pemiliknya.

Baca juga: Mentan Amran Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kecurangan Beras untuk Lindungi Konsumen

Betapa terkejutnya Parji ketika mendapati dua orang tergeletak tak bergerak di area pertanian. Setelah diperiksa, keduanya ternyata merupakan pasangan suami istri (pasutri) yang sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Kedua korban masing-masing berinisial S (49) dan istrinya, ST (60). Keduanya merupakan warga desa setempat.

Tubuh pasutri tersebut ditemukan di lokasi berbeda. Satu korban tergeletak di pinggir tanaman cabai, sedangkan korban lainnya berada di dekat tanaman jagung.

"Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia," kata Kapolsek Bancar IPTU Dwi Purwoko berdasarkan keterangan saksi pemilik ladang.

Baca juga: Tak Sekadar Horor, Grand Whiz Trawas Suguhkan Halloween dengan Cita Rasa Lokal

Dugaan sementara, kedua korban meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik yang digunakan sebagai jebakan tikus di lahan pertanian tersebut. Keduanya juga ditemukan mengalami luka bakar pada bagian tubuh akibat sengatan listrik.

Mengetahui kejadian itu, Parji segera melaporkannya kepada pemerintah desa setempat. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian.

Petugas Polsek Bancar bersama jajaran Polresta Tuban yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan. Jenazah kedua korban selanjutnya dievakuasi ke puskesmas setempat.

Baca juga: Dandim 0830/Surabaya Kini Dijabat Letkol Galih

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban. Dugaan sementara, kematian pasutri tersebut berkaitan dengan sengatan listrik dari perangkap tikus yang dipasang di ladang.

"Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban, dan korban meninggal dunia diduga karena tersengat aliran listrik dari jebakan tikus," pungkasnya.

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru