Surabaya, MEMANGGIL.CO - Pergantian kepemimpinan di lingkungan Komando Distrik Militer (Kodim) 0830/Surabaya menjadi momentum estafet pengabdian dalam menjaga keamanan dan kondusivitas Kota Pahlawan.
Jabatan Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya resmi diserahterimakan dari Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han., kepada Letkol Inf Galih Candra Buana, S.I.P. Prosesi pergantian kepemimpinan tersebut dikemas dalam acara lepas sambut yang berlangsung di Surabaya, Jumat (30/10/2026).
Acara ini menjadi penanda berakhirnya masa kepemimpinan Bambang Raditya di Surabaya dan dimulainya tugas Letkol Galih Candra Buana.
Apresiasi untuk kepemimpinan Bambang Raditya datang dari tokoh masyarakat Jawa Timur, Mat Muchtar.
Ia menilai Bambang berhasil menjaga kondusivitas Surabaya selama menjabat.
“Pak Bambang itu mampu merangkul semua lapisan masyarakat,” jelas Mat Muchtar.
Menurutnya, kemampuan merangkul tersebut tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga terjalin solid dengan Wali Kota, Kajari, Bea Cukai, dan seluruh unsur Forkopimda.
Sehingga, lanjut dia, Surabaya tetap dalam kondisi aman dan kondusif.
Kini, harapan besar dititipkan kepada Dandim baru. Mat Muchtar berharap Letkol Galih Candra Buana mampu melanjutkan bahkan meningkatkan capaian pendahulunya.
“Mudah-mudahan penggantinya harus mampu meneruskan dan harus lebih baik,” ujarnya.
“Minimal mampu meneruskan apa yang telah dilakukan Pak Bambang, dengan tetap merangkul semua masyarakat. Masyarakat semua pasti mau diajak kerja sama,” imbuh Mat Muchtar.