MEMANGGIL.CO - Pemerintah Desa Plosorejo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, tengah berupaya merealisasikan cita-cita Bupati Arief Rohman, yakni menjadikan Blora menjadi kabupaten organik.
Diketahui, pada tahun 2023, Bupati Blora melaunching gerakan pembuatan pupuk organik dari kotoran sapi. Gerakan tersebut dinamakan Gerakan Sejuta Kotak Umat atau bisa dikenal Geseku.
Baca juga: Resmi, Pemerintah Tetapkan 8 Hari Cuti Bersama 2026, Cek Jadwal Lengkapnya
Kepala Desa Plosorejo, Ahmad Muslih melalui Sekretaris Desa Plosorejo, Sukisnan mengatakan, wilayahnya memiliki potensi besar dalam bidang pertanian. Namun, seringkali terdapat kendala dalam penggunaan pupuk kimia yang tidak ramah lingkungan.
"Oleh karena itu, kita mendukung gerakan yang dijadikan cita-cita oleh pak bupati karena cita-cita tersebut sekaligus menjadi jawaban dari keresahan para petani di sini," katanya pada Memanggil.co, ditulis Senin (3/2/2024).
Sukisnan menjelaskan, tahun ini pihaknya akan fokus melakukan pelatihan pembuatan pupuk organik pada kelompok tani di Desa Plosorejo.
Baca juga: Presiden Prabowo Paparkan Arah Kebijakan Strategis Pemerintah Menuju Indonesia Emas 2045
Menurutnya, penggunaan pupuk organik memiliki banyak keuntungan untuk lingkungan dan petani
"Dilihat dari sisi lingkungan, keuntungannya ialah meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki struktur tanah, dan mengurangi penggunaan bahan kimia sintetis yang berpotensi merusak lingkungan," terangnya.
Baca juga: LPDP 2026 Tetapkan 17 Kampus Prioritas Dunia, Asia Hanya Diwakili Dua Universitas
Kemudian dilihat dari sisi pertanian, lanjut Sukisnan, gerakan ini nantinya juga akan meningkatkan pendapatan petani di desanya.
"Dengan menggunakan pupuk organik, petani dapat menghasilkan produk pertanian yang berkualitas tinggi dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi di pasar," tandasnya.
Editor : Redaksi