Jakarta, MEMANGGIL.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada 4 hingga 5 Februari 2026.
Sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Pulau Jawa dan kawasan timur Indonesia, masuk dalam kategori "Siaga" akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang disertai angin kencang.
Pihak BMKG menjelaskan bahwa peningkatan curah hujan ini dipicu oleh aktivitas atmosfer yang cukup signifikan. Kondisi ini berisiko memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air di area perkotaan, hingga tanah longsor di wilayah perbukitan.
"Peringatan ini diharapkan menjadi acuan bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan," tulis BMKG dalam keterangan resminya, Selasa (3/2/2026).
Daftar Wilayah Kategori Siaga (4 Februari 2026)
Untuk periode Rabu, 4 Februari 2026, BMKG menetapkan status Siaga untuk wilayah-wilayah berikut karena potensi hujan dengan intensitas sangat tinggi:
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Jewa Tengah
- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Sulawesi Selatan
Sementara itu, hampir seluruh provinsi lainnya di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua, berada dalam kategori Waspada (hujan intensitas sedang hingga lebat).
Prediksi Cuaca 5 Februari 2026
Memasuki hari Kamis, 5 Februari 2026, wilayah yang masuk kategori Siaga mengalami pergeseran. Fokus utama berada di tiga wilayah, yakni:
- Jawa Timur
- Sulawesi Selatan
- Papua Pegunungan
Masyarakat di wilayah tersebut diimbau untuk tidak melakukan aktivitas luar ruangan jika tidak mendesak, terutama saat awan mendung gelap mulai menyelimuti wilayah setempat.
Waspada Angin Kencang
Selain hujan lebat, BMKG juga menyoroti adanya potensi angin kencang yang dapat merusak struktur bangunan ringan atau menumbangkan pohon. Wilayah yang diprediksi terdampak angin kencang antara lain:
- 4 Februari: Jawa Timur, Bangka Belitung, Maluku, NTT, dan Sulawesi Tenggara.
- 5 Februari: Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah.
Langkah Antisipasi
Masyarakat diimbau untuk rutin memantau perkembangan cuaca melalui aplikasi Info BMKG atau saluran media sosial resmi pemerintah.
Bagi warga yang tinggal di dekat bantaran sungai atau lereng bukit, diharapkan segera melakukan evakuasi mandiri jika intensitas hujan lebat terjadi terus-menerus selama lebih dari satu jam dengan jarak pandang terbatas.