MEMANGGIL.CO – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) dari Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (HIMATIKA) Universitas Muria Kudus (UMK) mengadakan pelatihan semai bibit melon hidroponik kepada kelompok Paguyuban Melon di Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Kamis (25/7/2024).
Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pendampingan dan pelatihan kepada kelompok Paguyuban Melon agar mereka memiliki keterampilan dalam menyemai bibit melon hingga tumbuh menjadi tanaman yang siap dibudidayakan.
Baca juga: Inovasi Material Maju ITS, Dari Eceng Gondok Jadi Superkapasitor 10 Ribu Kali Lebih Kuat
Pelatihan ini melibatkan beberapa warga Desa Rejosari, terutama anggota Paguyuban Melon yang diketuai oleh Ika Handayani.
Menurut Ika, paguyuban ini dibentuk untuk meningkatkan ketertarikan masyarakat dalam budidaya hidroponik melon. Harapannya, ini akan melahirkan petani penggerak baru di Desa Rejosari.
Baca juga: Pemerintah Pastikan Tarif Listrik PLN Tidak Naik Hingga September 2026
"Paguyuban melon ini terdiri dari sekitar 20 orang, yang merupakan perwakilan dari setiap dukuh di Desa Rejosari. Mereka akan dibagi menjadi tiga kelompok: 10 orang untuk budidaya melon, 7 orang untuk pengolahan, dan 3 orang untuk pemasaran," jelas Ika Handayani.
Pelatihan semai bibit melon ini mendapat respon positif dan dukungan luar biasa dari masyarakat dan perangkat Desa Rejosari. Antusiasme dan semangat masyarakat terlihat jelas saat kegiatan dilangsungkan oleh Tim PPK Ormawa HIMATIKA UMK.
Baca juga: BRIN Dorong Perguruan Tinggi Masuk Era Innovation-Driven Economy, Umsura Jadi Contoh
Dengan adanya pelatihan dan pendampingan ini, diharapkan Desa Rejosari dapat menjadi lebih maju dan terkenal dengan ciri khasnya, yaitu budidaya melon hidroponik.
"Saya sangat senang dengan adanya pelatihan ini. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan saya tentang cara budidaya hidroponik melon, sehingga saya semakin tertarik dan ingin menerapkannya untuk mengisi waktu luang," ungkap Sri Suharni, anggota Paguyuban Melon Desa Rejosari. (Humas-UMK)
Editor : Ma'rifah Nugraha