MEMANGGIL.CO - Gempa dahsyat mengguncang Myanmar, Jumat (28/3/2025). Akibatnya, ibu kota Naypyidaw dan bangunan hancur. Adapun korban jiwa diperkirakan mencapai 10 ribu.
Terbaru, jumlah korban tewas di Myanmar meningkat menjadi 694 orang. Selain itu, jumlah korban luka juga melonjak menjadi 1.670 orang, menurut data yang diumumkan oleh junta militer, Sabtu (29/3/2025).
Baca juga: Sepanjang 2026, Untag Surabaya Catat Ribuan Lulusan dan Puluhan Prestasi Nasional - Internasional
Dilansir Reuters, gempa kuat yang terjadi pada Jumat (28/3/2025). Gempa tersebut melanda kawasan barat laut kota Sagaing, Myanmar tengah.
Beberapa menit setelahnya, gempa susulan berkekuatan M 6,4 terjadi. Guncangan ini meratakan bangunan, merobohkan jembatan, dan menghancurkan jalan-jalan di seluruh Myanmar.
Baca juga: Tak Menyangka, Peserta Jalan Sehat HUT TNI ke-81 di Cepu Bawa Pulang Sapi
Bahkan, sebuah gedung pencakar langit setinggi 30 lantai yang sedang dibangun di Bangkok, ratusan kilometer dari lokasi gempa, juga ambruk.
Dampak penuh dari bencana ini masih terus dihitung. Menurut Min Aung Hlaing, sejauh ini 144 orang tewas, dengan 732 orang dipastikan terluka. Namun, ia memperingatkan bahwa jumlah korban kemungkinan akan terus meningkat.
Baca juga: Sarasehan MBG di Rembang Tuai Sorotan, Pemkab Jelaskan Soal Iuran SPPG dan Kehadiran DPR RI
Gempa ini juga dirasakan hingga ke negara-negara tetangga, seperti Bangladesh, Vietnam, Thailand, dan China bagian selatan. Di Ruili, dekat perbatasan Myanmar, beberapa orang terluka, meskipun jumlah pastinya belum diketahui.
Editor : Redaksi