Blora, MEMANGGIL.CO - Isu kemunculan pocong jadi-jadian membuat sebagian masyarakat Kabupaten Blora dilanda keresahan. Kabar tersebut ramai diperbincangkan warga setelah muncul narasi mengenai sosok misterius berkostum pocong yang disebut berkeliaran di jalan-jalan sepi saat malam hari.

Menanggapi situasi tersebut, Polres Blora memastikan informasi yang beredar belum terbukti kebenarannya dan meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi isu yang belum jelas sumbernya.

Imbauan itu disampaikan melalui poster resmi yang disebarluaskan kepada masyarakat pada Kamis dini hari (28/5/2026). Dalam imbauannya, polisi meminta warga tetap tenang dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Polres Blora menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah percaya dan tidak menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya,” demikian isi imbauan resmi tersebut, dikutip pada Kamis dini hari (28/5/2026). 

Sebelumnya, isu pocong jadi-jadian ramai dibicarakan warga terutama di Desa Gempolrejo, Kecamatan Tunjungan. Cerita mengenai sosok menyerupai pocong yang muncul di area jalan gelap dan minim penerangan membuat sebagian masyarakat takut beraktivitas pada malam hari.

Tidak sedikit warga yang kemudian meningkatkan ronda malam hingga melakukan pencarian setelah muncul dugaan bahwa aksi tersebut berkaitan dengan modus kriminalitas jalanan.

Dalam poster imbauannya, Polres Blora juga meminta masyarakat tetap menjaga kondusivitas lingkungan dan tidak melakukan tindakan yang justru memicu keresahan baru.

Warga diminta tidak mudah terprovokasi, tidak main hakim sendiri, serta segera melapor kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan mereka.

Selain itu, masyarakat juga diajak memperkuat komunikasi antarwarga dan kembali mengaktifkan ronda malam sebagai bentuk antisipasi gangguan keamanan.

Polisi turut mengingatkan pentingnya bijak menggunakan media sosial di tengah maraknya penyebaran informasi yang belum tentu benar.

“Bijak bermedia sosial, jangan sebar hoaks,” tulis kepolisian.

Sate Pak Rizki

Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Zaenul Arifin menegaskan bahwa sampai saat ini pihak kepolisian belum menerima laporan resmi mengenai kemunculan pocong maupun tindak kriminal berkedok pocong jadi-jadian.

“Ngak ada mas di wilayah Blora,” tegas AKP Zaenul saat dikonfirmasi awak media. 

Meski isu tersebut belum terbukti, polisi tetap meningkatkan patroli rutin di sejumlah wilayah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Tetap memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan patroli dua jam sekali mas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Gempolrejo, Kecamatan Tunjungan, Pujo Wicaksono mengakui kabar tersebut sempat membuat warga di desanya resah dalam beberapa hari terakhir.

Menurutnya, warga bahkan sempat melakukan pengejaran terhadap sosok mencurigakan yang diduga mengenakan kain putih menyerupai pocong.

“Waktu dicari warga, orangnya langsung kabur ke area kebun tebu,” katanya.

Pujo menduga aksi tersebut kemungkinan hanya ulah oknum tertentu yang sengaja menakut-nakuti masyarakat di kawasan jalan sepi dan minim penerangan.

Dengan adanya klarifikasi dari kepolisian, masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak mudah percaya kabar simpang siur, serta tetap menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.