MEMANGGIL.CO - Bencana banjir meluas di Jawa Tengah. Tak banya menerjang Kabupaten Demak dan Grobogan dalam dua hari terakhir, banjir kini melanda Kabupaten Blora sejak Senin (19/5) malam.
Akibatnya, ribuan rumah dan hampir seluruh wilayah kecamatan di daerah trsebut.
Baca juga: Sawahlunto Bersinar; Raih Adipura 2026, Bukti Konsistensi Kota Warisan Dunia Jaga Lingkungan
Kepala Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora, Agung Triyono, mengatakan banjir mulai masuk ke permukiman warga setelah hujan deras mengguyur dan menyebabkan luapan air sungai.
"Hujan deras menyebabkan sungai meluap hingga merendam permukiman warga di beberapa kecamatan," kata Agung.
Berdasarkan data sementara dari BPBD Blora, banjir telah berdampak pada 10 dari 16 kecamatan yang ada di kabupaten tersebut. Sedikitnya 1.600 rumah dilaporkan terendam banjir.
Baca juga: Ramadan 1447 H, SMA Sungai Tarab Cetak Generasi Berkarakter Lewat Pesantren Unggulan
Wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Kunduran, Ngawen, Cepu, Sambong, Kradenan, Jepon, Banjarejo, Randublatung, Kedungtuban, dan Blora Kota.
Berangsur Surut
Agung menyampaikan bahwa kondisi banjir di sejumlah wilayah Blora mulai surut. Namun, proses pemulihan masih berlangsung, terutama pada sektor ekonomi dan infrastruktur dasar warga.
Baca juga: Gelombang Protes MBG Ramadan Menguat, Satgas Tuban Belum Ambil Langkah Tegas
"Untuk kondisi saat ini, banjir sudah surut di seluruh wilayah terdampak," ujarnya singkat kepada Memanggil.co saat dikonfirmasi tim Memanggil.co, Rabu (21/5).
Ia menuturkan, hingga kini, proses pemulihan dan penanganan dampak ekonomi masih berjalan.
Editor : Ma'rifah Nugraha