Fenomena Ramainya Pernikahan di Bulan Oktober: Antara Musim Baik dan Momentum Libur

Reporter : Winda Cahya Rofikho
foto: pinterest

MEMANGGIL.CO – Bulan Oktober tahun ini tampak istimewa di kalangan masyarakat Blora. Banyak pasangan yang memilih melangsungkan pernikahan di bulan ini. Dari desa hingga kota, hampir setiap akhir pekan terdengar suara musik hajatan dan deretan kursi tamu di jalanan.

Fenomena ini bukan tanpa alasan. Banyak warga percaya bahwa bulan Sapar dan Rabiul Akhir dalam penanggalan Jawa-Islam dianggap waktu yang baik untuk melangsungkan akad nikah.

Baca juga: Santri Ungkap Dugaan Jaringan Nikah Terselubung di Pasuruan: Manipulasi Agama Jadi Kedok

Selain itu, faktor cuaca yang cerah dan banyaknya tanggal cantik juga membuat pasangan muda bersemangat melangsungkan hari bahagianya.

Baca juga: Kemenag Blora Gelar Pendampingan Calon Sekolah Adiwiyata 2025, Dorong Madrasah Lebih Peduli Lingkungan

Tak hanya itu, sebagian keluarga juga memanfaatkan momen setelah panen dan sebelum musim hujan, karena secara ekonomi dianggap waktu yang lebih longgar.

Baca juga: Kemenag Blora Gelar Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2025

Menurut beberapa warga, bulan ini juga jadi pilihan karena banyak jadwal cuti bersama dan libur sekolah, sehingga memudahkan tamu undangan dari luar kota untuk hadir.

Editor : Teguh Arianto

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru