Sederet Wisata Air Blora, Indah di Musim Hujan namun Tetap Perlu Kewaspadaan

Reporter : Alfin
Anak-anak mandi di sungai saat musim hujan. (Foto: Dok. Pribadi/Memanggil.co)

Blora, MEMANGGIL.CO - Kabupaten Blora dikenal memiliki beragam destinasi wisata air yang memikat. Mulai dari waduk, sungai, hingga mata air alami, semuanya menawarkan panorama khas pedesaan yang menenangkan dan menjadi pilihan rekreasi warga maupun wisatawan.

Memasuki musim hujan, pesona wisata air di Blora justru semakin kuat. Debit air yang meningkat membuat pemandangan tampak lebih hijau dan segar. Namun di balik keindahan tersebut, wisatawan dan masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi risiko yang juga ikut meningkat.

Waduk Greneng, Favorit Keluarga Saat Debit Air Naik

Waduk Greneng di Kecamatan Tunjungan menjadi salah satu tujuan wisata air paling ramai di Blora. Saat musim hujan, permukaan air waduk tampak lebih penuh dan menyajikan panorama yang memanjakan mata.

Aktivitas perahu wisata kerap menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Meski demikian, tingginya curah hujan membuat wisatawan perlu lebih berhati-hati, terutama ketika angin kencang dan hujan turun secara tiba-tiba.

Waduk Tempuran, Eksotis di Tengah Alam Terbuka

Terletak di wilayah Kecamatan Blora kota, Waduk Tempuran menawarkan suasana alam yang relatif masih asri dan tenang. Pada musim hujan, aliran air di sekitar waduk terlihat lebih deras, menciptakan pemandangan eksotis yang jarang ditemui saat musim kemarau.

Namun kondisi ini juga membawa risiko tersendiri. Jalur tanah menuju lokasi wisata menjadi licin, sementara peningkatan debit air perlu diantisipasi oleh pengunjung agar tidak membahayakan keselamatan.

Sendang dan Mata Air Alami, Jernih namun Licin

Blora juga memiliki sejumlah sendang dan mata air alami yang sering dimanfaatkan warga untuk berwisata ringan atau sekadar bersantai. Saat musim hujan, mata air tampak lebih jernih dan melimpah.

Meski terlihat aman, bebatuan di sekitar sendang menjadi lebih licin. Pengunjung disarankan menggunakan alas kaki yang aman dan tidak bermain terlalu dekat dengan sumber air, terutama saat hujan masih turun.

Sungai-sungai Blora, Menarik tapi Berisiko

Beberapa sungai di Blora kerap dijadikan lokasi rekreasi alternatif, khususnya oleh warga lokal. Namun pada musim hujan, arus sungai dapat meningkat drastis dalam waktu singkat.

Wisatawan diimbau tidak berenang atau bermain air saat hujan turun atau ketika debit air terlihat meningkat, karena kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan.

Wisata Air, Daya Tarik Sekaligus Tantangan

Keindahan wisata air Blora di musim hujan menghadirkan tantangan tersendiri bagi pengelola maupun pengunjung. Akses jalan menuju lokasi wisata sering kali licin dan berlumpur.

Ketersediaan fasilitas keselamatan, rambu peringatan, serta pengawasan di lokasi wisata menjadi hal penting untuk mencegah risiko kecelakaan.

Menurut anggota TRC BPBD Blora, Agung Tri, musim hujan seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran keselamatan wisata.

“Edukasi kepada pengunjung tentang potensi bahaya alam perlu terus dilakukan tanpa mengurangi daya tarik destinasi wisata itu sendiri,” ujarnya, belum lama ini.

Imbauan bagi Wisatawan

Wisatawan yang hendak berkunjung ke wisata air di Blora selama musim hujan disarankan untuk:

  • Memantau prakiraan cuaca sebelum berangkat
  • Menggunakan alas kaki yang tidak licin
  • Menghindari aktivitas air saat hujan deras

Mengutamakan keselamatan, terutama bagi anak-anak
Keselamatan harus menjadi prioritas utama agar liburan tetap menyenangkan. Dengan kewaspadaan dan kesiapan, sederet wisata air di Blora tetap bisa dinikmati meski di tengah musim hujan.

Keindahan alam yang berpadu dengan air melimpah menjadi daya tarik tersendiri, selama pengunjung tetap bijak dan sadar akan risiko alam yang ada.


Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru