Blora, MEMANGGIL.CO - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, RSUD dr. R. Soeprapto Cepu memastikan bahwa transformasi digital yang dilakukan tetap berpihak pada seluruh lapisan masyarakat, Minggu (18/1/2026).
Pada tahun 2026, rumah sakit ini tidak hanya mengembangkan layanan berbasis online, tetapi juga menyiapkan pendampingan khusus bagi pasien lansia dan masyarakat yang belum terbiasa dengan teknologi.
Direktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, drg. Wilys Yuniarti, melalui Kepala Bagian Umum, Bagus Rahadisatya, mengatakan bahwa meskipun pendaftaran online diterapkan secara menyeluruh, pihak rumah sakit tetap mengedepankan kemudahan dan kenyamanan pasien.
“Ketika kami menerapkan sistem serba online, kami juga menyiapkan petugas yang berkompeten untuk membantu pasien, terutama lansia,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan tersebut, RSUD dr. R. Soeprapto Cepu menghadirkan Pojok Online di area pendaftaran poliklinik.
Di tempat ini, pasien akan diarahkan dan dibimbing secara langsung oleh petugas untuk melakukan pendaftaran online, mulai dari penggunaan aplikasi hingga memahami alur layanan.
Langkah ini dinilai efektif untuk mengatasi antrean yang mengular sekaligus mengurangi waktu tunggu pasien.
Bagi pasien yang sudah lanjut usia atau mengalami keterbatasan dalam penggunaan teknologi, petugas rumah sakit akan membantu proses pendaftaran melalui perangkat pasien dengan penjelasan yang sederhana.
“Kalau pasien sudah terlalu sepuh, petugas kami akan membantu mendaftarkan dan menjelaskan alurnya agar tetap mudah dipahami,” tambah Bagus.
Selain pendaftaran, RSUD dr. R. Soeprapto Cepu juga memperluas akses informasi melalui Saluran WhatsApp. Media ini dipilih karena dianggap paling dekat dengan masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan, sehingga informasi layanan rumah sakit dapat diterima secara merata.
Melalui pendekatan ini, RSUD dr. R. Soeprapto Cepu menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar modernisasi sistem, tetapi juga upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang inklusif, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Editor : Redaksi