Batam, MEMANGGIL.CO - Di sela rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2026 di Kota Batam, Bupati Blora, H. Arief Rohman menyempatkan diri bersilaturahmi dengan diaspora dan warga asal Blora yang bermukim dan bekerja di Pulau Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Bupati Blora disambut oleh sejumlah tokoh dan perwakilan warga Blora di Batam.
Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai ajang mempererat tali persaudaraan sekaligus berdialog langsung terkait aspirasi, masukan, dan gagasan pembangunan untuk Kabupaten Blora.
Melalui akun Instagram resminya, Bupati Blora menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan dan silaturahmi yang terjalin dengan warga Blora di perantauan.
“Terima kasih atas silaturahminya yang hangat dari seluruh sedulur-sedulur Blora di Pulau Batam,” tulis Gus Arief, panggilannya pada Rabu (21/1/2026).
Gus Arief menegaskan bahwa pertemuan dengan diaspora Blora memiliki makna strategis.
Selain menjaga ikatan emosional dengan tanah kelahiran, dialog bersama warga perantauan juga menjadi sarana menyerap gagasan dan sudut pandang baru yang dapat berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Setelah mengikuti rangkaian Rakernas APKASI di Batam, kami menghadiri undangan para diaspora Blora untuk silaturahmi bersama, berdialog, dan mendengarkan usul saran untuk pembangunan tanah kelahiran,” ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, hadir sejumlah tokoh Blora yang telah lama bermukim dan berkiprah di Batam, di antaranya H. Darmanto asal Ngumbul Todanan, Yudha Haris, Eko, serta tokoh-tokoh lainnya.
Suasana pertemuan berlangsung santai namun sarat makna, dengan diskusi ringan hingga pembahasan isu-isu pembangunan daerah.
Gus Arief juga menyampaikan harapannya agar warga Blora di perantauan senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan, dan keberkahan dalam menjalani aktivitas di Batam, sekaligus tetap memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah asal.
“Semoga sami sehat, sukses, berkah manfaat selalu di Batam,” ujarnya.
Kegiatan silaturahmi ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Blora untuk terus membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk warga Blora di luar daerah.
Pemerintah daerah memandang diaspora sebagai potensi strategis yang dapat turut berkontribusi dalam pembangunan, baik melalui gagasan, jejaring, maupun kolaborasi nyata.
Selain memperkuat hubungan emosional, pertemuan tersebut juga mencerminkan pendekatan kepemimpinan Gus Arief yang terbuka dan partisipatif, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam proses pembangunan daerah.
Editor : Redaksi