Imbas Pelajar Tuban Keracunan, Satgas MBG dan Polisi Selidiki SPPG Mitra Yayasan Bumi Wali

Reporter : Redaksi
Kondisi SPPG Mitra Yayasan Bumi Wali beralamat di Desa Montongsekar, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban. (dok, memanggil.co)

Tuban, MEMANGGIL.CO – Insiden dugaan keracunan yang menimpa belasan pelajar SMP Negeri 1 Montong, Kabupaten Tuban, usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bergulir. Hingga kini, penyebab pasti keracunan masih belum terungkap alias masih misterius.

Namun demikian, Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) bersama aparat kepolisian mulai melakukan penyelidikan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermitra dengan Yayasan Bumi Wali.

Baca juga: PWI Tuban Lahirkan 125 Duta Literasi SMP, Siap Jadi Ujung Tombak Informasi Positif Sekolah

Dapur atau SPPG yang berlokasi di Desa Montongsekar, Kecamatan Montong tersebut diketahui bertanggung jawab penuh atas penyediaan makanan MBG yang dikonsumsi para siswa.

Penyelidikan dilakukan untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran prosedur dalam proses pengolahan dan pendistribusian makanan yang menjadi prioritas prioritas Presiden Prabowo.

“Masalah ini sudah kita sampaikan ke Satgas untuk ditindaklanjuti,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban, drg. Roikan, Jumat (30/1/2026).

Dinkes Tuban juga memastikan bahwa sampel makanan MBG yang diduga menjadi pemicu keracunan saat ini tengah diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Tuban. Hasil pemeriksaan laboratorium tersebut diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kejadian ini.

“Untuk hasil pemeriksaan menunggu hari Sabtu,” jelas drg. Roikan.

Baca juga: Resmi, Pemerintah Tetapkan 8 Hari Cuti Bersama 2026, Cek Jadwal Lengkapnya

Di sisi lain, pihak kepolisian telah turun tangan sejak awal kejadian. Polres Tuban mendalami dugaan kelalaian prosedur dalam pengelolaan dan pendistribusian makanan MBG yang menyebabkan belasan siswa harus mendapatkan penanganan medis.

“Kami arahkan untuk melakukan cek tempat kejadian perkara,” tegas Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Bobby.

Hingga saat ini, pihak SPPG Montongsekar belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait insiden tersebut. Upaya konfirmasi mengenai langkah evaluasi dan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang juga belum mendapatkan respons.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, insiden keracunan bermula saat para siswa SMP Negeri 1 Montong menerima menu MBG pada Selasa (27/1/2026). 

Baca juga: Presiden Prabowo Paparkan Arah Kebijakan Strategis Pemerintah Menuju Indonesia Emas 2045

Menu yang disajikan terdiri dari nasi putih, sayur asam, pindang goreng, tempe, dan buah jeruk. 

Tak lama setelah menyantap makanan, belasan siswa mengeluhkan mual dan gatal-gatal, sehingga harus dilarikan ke Puskesmas Montong.

Dugaan sementara mengarah pada ikan pindang yang tidak higienis sebagai pemicu keracunan pada siswa tersebut.

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru