Cepu, MEMANGGIL.CO - Kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh kompetensi dokter dan perawat. Di balik layanan medis yang berjalan optimal, terdapat sistem penunjang yang bekerja memastikan seluruh proses pelayanan berlangsung aman, nyaman, dan sesuai standar Kemenkes RI. Peran strategis ini dijalankan oleh Bidang Penunjang Pelayanan RSUD dr. R. Soeprapto Cepu.
Direktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, drg. Wilys Yuniarti, melalui Kepala Bidang Penunjang Pelayanan, Andi Nurrohman, menegaskan bahwa bidang penunjang memegang peranan vital dalam mendukung kelancaran layanan medis maupun nonmedis di rumah sakit.
Bidang penunjang bertanggung jawab memastikan kesiapan seluruh sarana dan prasarana rumah sakit, mulai dari gedung pelayanan, ruang rawat inap, hingga peralatan medis yang digunakan setiap hari oleh tenaga kesehatan. Seluruh fasilitas tersebut harus selalu dalam kondisi laik fungsi dan memenuhi standar keselamatan pasien.
Selain sarana fisik, aspek logistik juga menjadi fokus utama. Ketersediaan obat-obatan, bahan habis pakai medis, reagen laboratorium, hingga kebutuhan radiologi harus terjamin agar pelayanan tidak terhambat.
“Bidang penunjang memastikan dokter, perawat, bidan, dan seluruh tenaga medis dapat bekerja secara optimal karena sarana dan logistik selalu siap,” jelas Andi kepada Memanggil.co, ditulis Minggu (1/2/2026).
Ia mengakui, besarnya tanggung jawab tersebut juga diiringi tantangan, terutama dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Pemeliharaan sarana dan prasarana rumah sakit tidak bisa dilakukan secara sederhana karena mencakup standar teknis yang ketat.
Beberapa aspek teknis yang menjadi perhatian meliputi kestabilan suhu dan kelembapan ruangan, sistem oksigen medis, instalasi listrik, sistem air bersih, hingga standar kelas rawat inap yang harus sesuai regulasi Kemenkes RI.
“Keterampilan SDM harus terus ditingkatkan melalui pelatihan berkelanjutan, karena pemeliharaan sarpras rumah sakit memiliki cakupan teknis yang sangat luas dan detail,” ujarnya.
Menurutnya, kedisiplinan dan komitmen seluruh elemen rumah sakit menjadi kunci agar sistem penunjang pelayanan dapat berjalan efektif dan responsif terhadap kebutuhan layanan.
Bidang Penunjang Pelayanan juga dituntut mampu bergerak cepat dalam merespons kebutuhan mendadak dari unit pelayanan medis, baik rawat jalan, rawat inap, maupun instalasi gawat darurat (IGD), termasuk dalam kondisi darurat dan lonjakan pasien.
“Koordinasi yang baik antara bidang penunjang dan seluruh unit pelayanan menjadi faktor penting agar tidak terjadi hambatan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Dengan kesiapan sarana, logistik, serta SDM yang terus diperkuat, RSUD dr. R. Soeprapto Cepu berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
Upaya ini sejalan dengan komitmen manajemen rumah sakit untuk menghadirkan layanan yang aman, bermutu, serta berorientasi pada keselamatan dan kenyamanan pasien.
Melalui penguatan peran bidang penunjang pelayanan, RSUD dr. R. Soeprapto Cepu optimistis dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat sebagai rumah sakit rujukan yang profesional dan berstandar nasional.
Editor : Ahmad Adirin