Blora, MEMANGGIL.CO - Desa Plosorejo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, dikenal memiliki potensi besar di sektor pertanian. Mayoritas penduduk desa menggantungkan mata pencaharian pada bidang ini, dengan pola pengelolaan yang mulai mengarah pada pertanian modern.
"Saat ini itu mulai ada warga-warga atau masyarakat yang sudah mengarahkan pertaniannya ke modern jadi tanaman nya itu nggak monoton dan bervariasi," kata Kepala Desa Plosorejo, Ahmad Muslih, melalui Sekretaris Desa Plosorejo, Sukisnan kepada Memanggil.co, ditulis Sabtu (31/01/2026).
Selain tanaman pangan, pertanian di Desa Plosorejo juga berkembang ke arah tanaman perkebunan dan hortikultura. Komoditas seperti cabai dan tembakau menjadi salah satu unggulan yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan sesuai dengan karakteristik lahan desa.
Untuk mendukung produktivitas pertanian, Pemerintah Desa Plosorejo terus melakukan berbagai upaya, salah satunya melalui penyediaan infrastruktur pendukung pertanian.
Pada tahun 2023 hingga 2024, pemerintah desa membangun tower penunjang pertanian di wilayah utara dan selatan desa guna mendukung aktivitas pertanian warga.
Permasalahan ketersediaan air yang kerap terjadi saat musim kemarau juga menjadi perhatian. Pemerintah desa memanfaatkan embung desa sebagai solusi pengelolaan sumber daya air.
Ke depan, embung tersebut direncanakan dapat dialiri air dari Sungai Lusi melalui sistem penyedotan untuk memenuhi kebutuhan irigasi lahan pertanian.
Selain pembangunan fisik, pemerintah desa juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan pelatihan pertanian, termasuk pelatihan yang mendukung terwujudnya desa inklusi.
"Tahun kemarin itu sempat ada pelatihan Desa Inklusi, jadi warga-warga itu diajak untuk mengikuti pelatihan membuat anyaman dan keterampilan lain," ujar Sukisnan.
Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan petani serta mendorong pengelolaan pertanian yang lebih berkelanjutan
Editor : B. Wibowo