Dua Pemuda Asal Surabaya Kepergok Curi Kotak Amal Musala di Kemlagi, Sempat Dihajar Massa

Reporter : Siswoyo Zies
Kedua pelaku saat di amankan oleh Polsek Gedeg, Mojokerto.(Memanggil.co/Ist)

Mojokerto, MEMANGGIL.CO – Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi. Kali ini, dua pemuda asal Surabaya tertangkap tangan saat mengambil uang infak di sebuah musala di Desa Kemlagi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (21/2/2026).

Peristiwa tersebut memicu kemarahan warga setempat. Kedua pelaku yang diduga dalam kondisi terpengaruh minuman keras sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian.

Kedua pelaku diketahui bernama Ivan Sumahendra (19) dan Muhamad Ricky Ardiansyah (18). Keduanya tercatat sebagai warga Kelurahan Erlangga, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya.

Kapolsek Kemlagi, AKP Marianto, menjelaskan bahwa aksi pencurian dilakukan dengan motif sederhana, yakni untuk mendapatkan uang tambahan guna membeli minuman keras.

“Setelah minum, mereka diduga kehabisan uang. Karena itu nekat mengambil uang kotak amal untuk membeli lagi,” ujar Marianto.

Aksi keduanya terendus saat warga melakukan patroli kampung. Kecurigaan muncul ketika gerak-gerik pelaku dinilai mencurigakan di sekitar area musala. Warga kemudian memergoki dan menangkap keduanya di lokasi kejadian.

“Mereka tertangkap saat patroli warga. Anggota kami bersama tim reskrim langsung menuju lokasi dan mengamankan dua orang tersebut untuk dibawa ke Polsek Kemlagi,” jelasnya.

Menurut Marianto, situasi sempat memanas karena warga yang kesal meluapkan emosi kepada para pelaku. Akibatnya, keduanya mengalami luka ringan di bagian wajah.

“Ketika kami tiba, kondisinya sudah ada tanda-tanda lebam. Kami langsung membawa keduanya ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan sebelum proses hukum dilanjutkan,” terangnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp162.000 yang diduga hasil pembobolan kotak amal.

Polisi juga menerima informasi bahwa pelaku diduga berjumlah empat orang, namun dua lainnya berhasil melarikan diri.

“Informasinya ada empat orang, tetapi yang tertangkap dua. Sisanya masih dalam penyelidikan. Kasus ini akan kami limpahkan ke Polres Mojokerto Kota untuk proses lebih lanjut,” pungkas Marianto.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru