TNI dan Masyarakat Targetkan Bangun 4 Jembatan Garuda di Blora

Reporter : Teguh Arianto
Peletakan Batu Pertama Jembatan Garuda di Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo Blora. (Dok. Teguh Arianto)

Blora, MEMANGGIL.CO – Upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Blora mulai direalisasikan melalui groundbreaking pembangunan jembatan Garuda. Program tersebut menargetkan empat jembatan strategis di Kecamatan Jiken, Kecamatan Jati, Kecamatan Japah, dan Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo Blora.

Pembangunan tersebut difokuskan pada wilayah yang selama ini belum memiliki akses penyeberangan permanen. Kehadiran jembatan diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, khususnya dalam menunjang aktivitas ekonomi dan akses pendidikan.

“Kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Jalan yang sebelumnya terputus kini bisa menjadi akses penting, baik untuk anak-anak sekolah maupun jalur perekonomian warga,” ujar Letkol Kav Yudi Agus Setiyanto, Dandim Blora usai peletakan batu pertama Selasa (31/3/2026).

Prioritas Berdasarkan Kebutuhan Masyarakat

Penentuan lokasi pembangunan, termasuk di Desa Klopoduwur, dilakukan melalui koordinasi antara pelaksana, pemerintah daerah, dan pemerintah desa. Prioritas diberikan pada wilayah dengan tingkat mobilitas tinggi dan jumlah penerima manfaat terbesar.

“Semua lokasi sebenarnya kami usulkan. Namun, kami dahulukan yang paling prioritas dan paling banyak digunakan masyarakat. Secara bertahap, seluruhnya akan diselesaikan,” jelasnya.

Sistem Padat Karya, Libatkan Warga

Berbeda dengan proyek pemerintah daerah pada umumnya, pembangunan jembatan ini menggunakan sistem padat karya yang melibatkan langsung masyarakat bersama TNI. Skema ini dinilai lebih efisien sekaligus membuka peluang kerja bagi warga setempat.

Pendanaan proyek dilakukan secara bertahap dari pemerintah pusat, disesuaikan dengan progres pengerjaan di lapangan.

“Sistemnya padat karya, kolaborasi antara TNI dan masyarakat. Anggaran tidak turun sekaligus, tetapi bertahap sesuai progres. Kami ajukan sebanyak mungkin ke pusat, dan yang disetujui langsung kami kerjakan,” imbuhnya.

Ke depan, program ini diharapkan dapat diperluas ke desa-desa lain di Blora guna mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur.

Pemkab Blora Apresiasi Dukungan

Pemerintah Kabupaten Blora menyampaikan apresiasi atas dukungan pembangunan infrastruktur tersebut, yang merupakan hasil kolaborasi antara Kodam IV/Diponegoro, Kodim, pemerintah desa, dan masyarakat.

Pembangunan yang diawali di Desa Klopoduwur ini juga telah mendapatkan persetujuan dari Presiden Republik Indonesia. Pemkab menilai program ini sangat membantu, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak, mulai dari Kodim, masyarakat, pemerintah desa, hingga persetujuan dari Bapak Presiden,” ujar Dasiran, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Setda) Blora.

Dorong Pemerataan Infrastruktur Desa

Program pembangunan jembatan ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan infrastruktur desa, yang menjadi kebutuhan vital bagi mobilitas masyarakat.

Terkait rencana pembangunan lanjutan, Pemkab Blora akan terus berkoordinasi dengan Kodim untuk menentukan titik prioritas berdasarkan kebutuhan di lapangan.

“Data ada di Kodim. Kami akan koordinasikan untuk menentukan lokasi yang paling dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Blora tidak dapat menghadiri acara groundbreaking karena memiliki sejumlah agenda kedinasan pada hari yang sama, di antaranya pelantikan P3K di Pendopo Kabupaten, Rapat Paripurna DPRD terkait laporan pertanggungjawaban Bupati, serta rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada sore hari.

Editor : B. Wibowo

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru