Surabaya, MEMANGGIL.CO – Rektor Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., menekankan pentingnya membangun mentalitas tangguh bagi mahasiswa di tengah dinamika geopolitik dan perkembangan teknologi yang sangat cepat.
Hal ini disampaikan Prof. Nurhasan usai memimpin prosesi wisuda di Graha UNESA, Rabu, 29 April 2026.
Menurut Prof. Nurhasan, dunia kerja dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan diprediksi akan mengalami perubahan drastis, di mana banyak profesi konvensional berpotensi hilang.
Oleh karena itu, UNESA berkomitmen menyiapkan lulusan yang adaptif dan tidak mudah menyerah.
“Situasi geopolitik saat ini luar biasa. Kami menyiapkan mahasiswa agar menjadi tangguh dan tidak mudah putus asa. Setiap mata kuliah kini didorong untuk memberikan motivasi agar mahasiswa memiliki daya juang tinggi saat menghadapi tantangan di lapangan,” kata Prof. Nurhasan kepada awak media.
Untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, UNESA terus melakukan pembenahan kurikulum.
Prof. Nurhasan menjelaskan, Universitas telah mengintegrasikan program pendamping ijazah untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan tambahan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Terkait wacana penutupan atau restrukturisasi program studi, Prof. Nurhasan menjelaskan, hal tersebut masih dalam tahap kajian mendalam.
Ia mengatakan perlunya keseimbangan antara program studi yang terhubung langsung dengan industri, dengan program studi yang penting bagi pengembangan kebudayaan dan kepentingan nasional.
“Itu masih dalam kajian. Ada prodi yang sudah terhubung dengan industri, ada yang belum, namun bagian-bagian itu tetap harus dipertahankan untuk kepentingan bangsa dan negara. Kami memiliki career center dan direktur khusus yang menangani efektivitas program studi,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Nurhasan juga memberikan apresiasi kepada Adi Tarigan, mahasiswa S1 Pendidikan Luar Biasa (PLB). Meski bukan predikat wisudawan terbaik, Adi dinilai memiliki capaian akademik yang luar biasa karena mampu menyelesaikan studi hanya dalam waktu 7 semester.
Selain capaian mahasiswa, Rektor juga menyoroti komitmen UNESA terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) internal. UNESA kini memberikan fasilitas pendidikan gratis bagi pegawai tetap yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 maupun S3.
“Kami terus mengapresiasi potensi, baik dari sisi mahasiswa maupun pegawai. Untuk pegawai tetap, kami beri dukungan penuh untuk sekolah lanjut, ini bentuk investasi UNESA dalam mengembangkan SDM yang lebih berkualitas ke depan,” pungkas Nurhasan.
Editor : B. Wibowo