Rembang, MEMANGGIL.CO - Rencana seleksi perangkat Desa Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang menuai sorotan. Sejumlah warga memasang banner bernada protes di beberapa titik, mulai dari depan Balai Desa hingga Kantor Kecamatan Sumber.
Aksi tersebut mencerminkan kegelisahan sebagian masyarakat terhadap rencana pengisian perangkat desa yang dinilai belum mendesak.
Tokoh masyarakat Desa Sumber, Jasmadi, menilai perangkat desa yang ada saat ini masih mampu menjalankan tugas secara optimal. Ia mempertanyakan urgensi seleksi, sekaligus meminta kejelasan dasar hukum yang digunakan.
“Kalau memang ada pengisian perangkat desa, apakah ada surat pemberhentian untuk perangkat lama. Semua harus transparan dan jelas dasar hukumnya,” ujarnya.
Selain itu, Jasmadi juga menyoroti kondisi infrastruktur desa yang dinilai lebih membutuhkan perhatian. Menurutnya, banyak jalan lingkungan yang rusak dan belum tertangani dengan baik.
“Fakta di lapangan, jalan desa banyak yang rusak. Itu kebutuhan nyata masyarakat yang seharusnya diprioritaskan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sumber, Ahmad Mujayin, memastikan bahwa rencana pengisian perangkat desa telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia juga menanggapi penolakan terhadap calon dari luar desa. Menurutnya, aturan tidak membatasi pendaftar hanya dari warga setempat.
“Kalau dibatasi hanya dari Desa Sumber, justru melanggar undang-undang. Kami tidak berani melanggar aturan,” jelasnya.
Terkait pemasangan banner protes, Ahmad Mujayin menilai hal tersebut sebagai bagian dari dinamika aspirasi masyarakat.
Meski demikian, Ia mengimbau agar penyampaian pendapat dilakukan secara terbuka dan melalui mekanisme yang tepat.
“Silakan menyampaikan aspirasi, tapi sebaiknya dilakukan secara terbuka, bukan dengan cara seperti itu,” pungkasnya.