Kakek Tewas Ditusuk di Surabaya, Polisi Ungkap Pelaku Baru Konsumsi Narkoba

Reporter : B. Wibowo
Ilustrasi penusukan (Istimewa)

Surabaya, MEMANGGIL.CO — Kasus penusukan maut yang menewaskan MJ (59), warga Simolawang, Surabaya, bergeser dari sekadar kriminal biasa menjadi alarm serius bahaya narkoba di lingkungan permukiman. Polisi memastikan pelaku melakukan aksi dalam kondisi terpengaruh sabu.

Peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Pragoto II, kawasan padat penduduk yang selama ini dikenal relatif tenang. Namun dalam hitungan menit, situasi berubah mencekam ketika korban diserang secara brutal oleh pelaku AR (45) alias Man.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, mengungkap fakta krusial: pelaku berada dalam pengaruh narkotika saat melakukan penusukan. Fakta ini terungkap dari hasil interogasi langsung yang dilakukan pada Sabtu (2/5/2026).

“Pengakuan pelaku, ia baru saja mengonsumsi sabu sebelum kejadian. Ini yang memperkuat dugaan bahwa aksi dilakukan dalam kondisi tidak stabil,” ujar Luthfie.

Pengakuan Kunci: Konsumsi Sabu Hampir Setiap Hari

Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku sebagai pengguna aktif sabu. Ia bahkan menyebut konsumsi narkoba sudah menjadi rutinitas harian.

“Saya baru nyabu, Pak. Kalau tidak pakai, badan lemas dan mengantuk,” ujar pelaku di hadapan penyidik.

Kondisi tersebut diduga memicu perubahan perilaku drastis mulai dari hilangnya kontrol diri hingga meningkatnya agresivitas yang berujung pada aksi kekerasan fatal.

Polisi kini mendalami kemungkinan adanya motif lain, termasuk konflik personal yang diperparah oleh pengaruh narkotika.

Detik-detik Korban Meregang Nyawa

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami luka tusuk serius di bagian dada kanan yang menembus paru-paru. Luka tersebut menyebabkan pendarahan hebat.

Meski dalam kondisi kritis, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menjauh dari pelaku sambil memegangi dada.

Namun upaya itu gagal. Korban akhirnya ambruk dan meninggal dunia di lokasi kejadian, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, termasuk empat cucunya.

Polisi Dalami Jaringan Narkoba

Kasus ini tidak berhenti pada pembunuhan semata. Polisi kini memperluas penyelidikan untuk mengungkap sumber sabu yang dikonsumsi pelaku.

Langkah ini diambil untuk memutus mata rantai peredaran narkoba yang berpotensi memicu tindak kriminal serupa di masyarakat.

“Kami akan telusuri asal barangnya. Ini penting agar kasus serupa tidak terulang,” tegas Luthfie.

Peristiwa ini kembali menegaskan keterkaitan erat antara penyalahgunaan narkotika dan meningkatnya tindak kekerasan di perkotaan.

Editor : B. Wibowo

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru