Surabaya, MEMANGGIL.CO - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menggelar kompetisi mobil prototipe bertenaga reaksi kimia bertajuk Indonesia Chemical Reaction Car Competition (ICRCC) 2026.
Kegiatan tahunan sebagai upaya mendukung adanya wadah inovasi dan kreativitas ramah lingkungan ini diinisiasi Departemen Teknik Kimia ITS.
Chief Executive Officer (CEO) Chemical Engineering Innovation Festival (Chernival) 2026 Annisa Aniqah Rahmatillah menjelaskan, bahwa kompetisi ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Chernival ITS.
"Meskipun terakhir dilaksanakan di tahun 2023, kompetisi berskala internasional ini akhirnya digelar kembali dan diikuti dengan penuh antusiasme dari para peserta," ujar Annisa, Senin (04/05/2026).
Mahasiswi yang kerap disapa Iqo tersebut juga menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan wadah kreativitas sekaligus mengenalkan Departemen Teknik Kimia ITS sendiri.
Dalam kompetisi ini, para tim peserta menginovasikan mobil dengan tenaga hasil dari reaksi kimia yang dibuat masing-masing tim.
“Reaksi kimia di sini diharapkan dapat menjadi tenaga ramah lingkungan dan bisa efektif serta efisien sebagai sumber energi,” katanya.
Annisa menambahkan, kompetisi ini sendiri telah melewati beberapa tahapan meliputi kurasi finalis, voting poster dan video profil, serta presentasi dan inspeksi sebelum bertanding di lapangan.
Dalam Race Competition, Iqo menjelaskan bahwa tiap mobil tim akan diuji kemampuannya di track race sepanjang 15 meter dengan target 9 meter.
“Dibutuhkan kemampuan mobil untuk dapat berjalan setepat mungkin dengan pemberian jarak dan beban masing-masing yang telah ditentukan,” imbuh Annisa.
Mahasiswa Departemen Teknik Kimia ITS ini mengungkapkan bahwa terdapat 13 tim yang masuk ke tahap final dan dapat berlaga langsung.
Beberapa tim tersebut yakni Stoichiomatrix dari Universitas Diponegoro (Undip), Reatics dari Universitas Gadjah Madah (UGM), serta dari ITS sendiri. Iqo mengungkapkan bahwa tahun ini ITS kembali menghadirkan dua tim andalannya, yakni Spektronics ITS dengan tim Spektronics 30 dan Spektronics 31.
Hasil kompetisi secara keseluruhan, ITS sukses mengantongi juara umum dengan Spektronics 31 menempati juara pertama dan Spektronics 30 menempati juara dua. Selanjutnya disusul Reactics Antrasena dari UGM pada juara ketiga.
“Hal ini merupakan kali kedua tim Spektronics ITS kembali menyandang gelar juara umum,” jelasnya.
Kegiatan ini menunjukkan bentuk dukungan ITS dalam ketercapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau serta poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.
Iqo juga berharap para peserta dapat terus mengembangkan hasil riset dan inovasinya ke depan agar tidak hanya berhenti sampai di sini.
“Semoga kegiatan ini juga dapat berkelanjutan dan terus menjadi lebih baik,” pungkasnya.