Blora, MEMANGGIL.CO - Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan tinggi di Kabupaten Blora. Mahasiswa Universitas Teknologi Ronggolawe (UTR) Cepu atau yang sebelumnya dikenal sebagai STTR Cepu berhasil menorehkan prestasi nasional usai meraih Juara 1 dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) “PUtechnovation” 2026 yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum.
Kabar kemenangan itu dibagikan langsung oleh salah satu dosen UTR Cepu, Joko Handoyo, melalui pesan singkat yang menunjukkan rasa bangga atas capaian anak didiknya. Dalam unggahan tersebut, terlihat dokumentasi mahasiswa membawa trofi dan piagam juara di arena kompetisi nasional.
“Juara 1. STTR UTR mengalahkan PTN & PTS besar,” tulis Joko Handoyo singkat kepada Memanggil.co, Kamis (21/5/2026).
Prestasi tersebut terasa istimewa karena kampus yang berada di Cepu, Kabupaten Blora itu mampu bersaing dan mengungguli berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta ternama di Indonesia.
Berdasarkan dokumen pengumuman finalis LKTI “PUtechnovation” 2026 dari Kementerian Pekerjaan Umum yang beredar, kompetisi itu diikuti banyak kampus besar seperti Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponegoro, Universitas Indonesia, Universitas Sebelas Maret, hingga sejumlah politeknik dan universitas teknik lainnya.
Dalam daftar peserta kategori “Innovation in Building Infrastructure”, tim dari UTR Cepu tampil lewat karya ilmiah berjudul:
“Data-Driven Seismic Performance Enhancement of Existing Buildings Using Carbon Fiber Reinforced Polymer Retrofit: A Digital Twin-Based Evaluation Toward Resilient and Sustainable Infrastructure.”
Tim tersebut beranggotakan Alfian Andhika Gromajaka, Rizky Oktavian Susanto, dan Jeremy Arda Pramudya dengan dosen pembimbing Hariyanto, S.T., M.T.
Capaian itu menjadi bukti bahwa kampus daerah juga mampu tampil kompetitif di level nasional, terlebih dalam bidang teknologi dan infrastruktur yang selama ini identik dengan dominasi kampus-kampus besar.
Baca juga: Tak Hanya Warga Blora, Pasien Luar Daerah Kini Ramai Berobat ke RSUD Cepu
Prestasi nasional ini sekaligus memperkuat posisi transformasi STTR Cepu menuju Universitas Teknologi Ronggolawe (UTR). Sebelumnya, kampus tersebut memang tengah berproses menjadi universitas swasta pertama di Kabupaten Blora.
Joko Handoyo sendiri sebelumnya pernah menyampaikan bahwa proses transformasi STTR menuju UTR tinggal menunggu tahapan akhir berupa Surat Keputusan izin operasional dari pemerintah pusat.
Kini, di tengah proses transformasi kelembagaan tersebut, prestasi mahasiswa di tingkat nasional seolah menjadi jawaban bahwa kampus di wilayah pinggiran migas Cepu itu tidak bisa lagi dipandang sebelah mata.
Di media sosial dan grup percakapan, capaian mahasiswa UTR Cepu juga mulai ramai diperbincangkan. Banyak yang menilai kemenangan tersebut menjadi momentum penting kebangkitan perguruan tinggi lokal di Blora.
Baca juga: Harkitnas ke-118 di Blora, Wabup Sri Setyorini Ajak Generasi Muda Jaga Kemandirian Bangsa
Apalagi selama ini perguruan tinggi di daerah kerap dianggap kalah fasilitas, jaringan, maupun sumber daya dibanding kampus-kampus metropolitan. Namun kemenangan dalam ajang nasional yang diselenggarakan kementerian itu membuktikan kualitas riset dan inovasi mahasiswa daerah mampu bersaing secara nyata.
Ajang “PUtechnovation” sendiri merupakan kompetisi karya tulis ilmiah bidang infrastruktur dan teknologi yang digelar Politeknik Pekerjaan Umum di bawah Kementerian PU. Kompetisi itu mempertemukan berbagai inovasi mahasiswa dari seluruh Indonesia terkait pembangunan berkelanjutan, teknologi infrastruktur, mitigasi bencana, hingga smart system.
Keberhasilan mahasiswa UTR Cepu meraih posisi tertinggi dinilai bukan hanya kemenangan kampus, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Blora.
Sebab, di tengah derasnya arus urbanisasi pendidikan ke kota-kota besar, kampus lokal ternyata mampu menunjukkan kualitas akademik yang tidak kalah bersaing di level nasional.
Editor : Redaksi