PLN UIT JBTB Salurkan Bantuan Pendidikan Inklusif untuk Yayasan Netra di Malang

Reporter : Adji
PLN UIT JBTB dukung pendidikan Inklusif bagi penyandang disabilitas ( humas PLN/Memanggil.co)

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Memanfaatkan momentum Idul Adha 2026 yang sarat nilai kepedulian dan keikhlasan, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBTB) melalui manajemen UPT Malang menyalurkan bantuan sosial untuk mendukung pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas netra.

Bantuan tersebut diserahkan kepada Yayasan Hikmah Mata Hati di Jalan Cengger Ayam, Kota Malang, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sarana belajar dan kegiatan pendidikan bagi peserta didik netra binaan yayasan.

Manager PLN UPT Malang, Emmy Muflihatun Asana mengatakan, kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan akses pendidikan yang setara bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

“Iduladha mengajarkan bahwa berbagi bukan hanya tentang materi, tetapi juga menghadirkan harapan, kesempatan, dan masa depan yang lebih baik bagi sesama. Dukungan kepada Yayasan Hikmah Mata Hati ini adalah komitmen kami untuk memastikan teman-teman netra mendapatkan hak pendidikan yang layak,” ujar Emmy dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

Yayasan Hikmah Mata Hati dikenal sebagai lembaga pendidikan inklusif yang menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis kemampuan awal peserta didik. Sistem pembelajaran di yayasan tersebut tidak semata-mata ditentukan berdasarkan usia, melainkan melalui asesmen kebutuhan dan kesiapan belajar masing-masing anak.

Melalui metode tersebut, setiap peserta didik mendapatkan pendampingan yang disesuaikan dengan kondisi personal sehingga mampu meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian dalam proses belajar.

Pendiri Yayasan Hikmah Mata Hati, Citra, mengapresiasi dukungan yang diberikan PLN terhadap pengembangan pendidikan inklusif di lembaganya.

“Kami percaya pendidikan harus dimulai dari memahami kebutuhan anak, bukan hanya berdasarkan usia. Dengan pendampingan yang tepat, teman-teman netra bisa tumbuh lebih percaya diri dan siap menjalani proses pendidikan dengan lebih baik,” jelasnya.

Selain pembelajaran tatap muka, yayasan tersebut juga terus mengembangkan inovasi digital melalui Aplikasi Mata Hati sebagai platform pembelajaran Al-Qur’an bagi penyandang netra. Yayasan juga mengelola situs resmi sebagai media edukasi publik terkait pentingnya pendidikan inklusif.

Sementara itu, General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali, Ika Sudarmaja menegaskan, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN terus diarahkan pada kegiatan yang memberikan dampak sosial berkelanjutan bagi masyarakat.

“PLN tidak hanya berfokus menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga berupaya menghadirkan energi kebaikan bagi lingkungan sekitar. Momentum Iduladha menjadi pengingat bahwa nilai kepedulian dan gotong royong harus terus dihidupkan, termasuk melalui dukungan terhadap pendidikan inklusif agar setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang,” ungkap Ika.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru