Tuban, MEMANGGIL.CO – Konser musik Cerita Nada yang menghadirkan Denny Caknan bersama Vierratale dan Guyon Waton di Stadion Tuban Sport Center (TSC), Jumat malam, 15 Mei 2026 lalu, berlangsung meriah dan dipadati ribuan penonton meski sempat diguyur hujan.

Para penonton tetap bertahan hingga akhir acara tanpa adanya insiden menonjol.

Suasana konser semakin semarak ketika Denny Caknan tampil di atas panggung dan mengajak penonton bernyanyi bersama di tengah guyuran hujan.

Namun di balik suksesnya konser tersebut, muncul persoalan terhadap transparansi penerimaan pajak hiburan dari penjualan tiket konser. Pasalnya, hingga sepekan setelah acara berlangsung, Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Tuban belum juga membuka data terkait total penerimaan pajak maupun kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari konser tersebut.

Plt Kepala BPKPAD Tuban, Maftuhatul Hidayah, saat dikonfirmasi pada Jumat (22/5/2026) terkait besaran penerimaan pajak hiburan dari konser Cerita Nada belum memberikan tanggapan.

Sejumlah pertanyaan mengenai estimasi jumlah penonton, total pajak hiburan yang masuk, hingga nominal PAD yang telah diterima dari konser tersebut juga belum direspons hingga saat ini.

Padahal sebelum konser digelar, BPKPAD Tuban sempat menegaskan akan memperketat pengawasan untuk mencegah potensi kebocoran pajak tiket konser.

“Untuk mengantisipasi dan memastikan tidak adanya penyelewengan pajak terkait penjualan tiket konser di TSC, BPKPAD menugaskan tim atau petugas untuk melakukan pendataan dan pengawasan saat pelaksanaan konser,” ujar Maftuhatul sebelum konser berlangsung.

Saat itu, BPKPAD juga mengaku menempatkan petugas di seluruh pintu masuk stadion dengan membawa alat penghitung (counter) guna mencatat jumlah penonton yang masuk secara real time.

Data tersebut disebut akan dijadikan pembanding dengan laporan penjualan tiket dari pihak penyelenggara.

Sate Pak Rizki

Sementara itu, Roy selaku salah satu penanggung jawab konser Cerita Nada memastikan pihak penyelenggara berkomitmen memenuhi kewajiban pembayaran pajak sesuai aturan yang berlaku.

“Komitmen ini sudah dituangkan dalam surat pernyataan kesanggupan yang menjadi syarat keluarnya izin keramaian dari Polda Jatim,” katanya.

Roy menjelaskan sistem penjualan tiket dilakukan secara rinci dan terdokumentasi dengan baik, baik melalui penjualan digital maupun on the spot.

Sebelum konser berlangsung, pihak penanggung jawab mengaku kalau tiket yang terjual disebut mencapai 8.986 lembar dari target sekitar 15 ribu penonton.

“Sinkronisasi data tiket masuk dan penjualan juga terus dilakukan agar tidak ada selisih data,” jelasnya.

Sebagai informasi, konser Cerita Nada menjadi salah satu pertunjukan musik terbesar di Tuban tahun ini. Meski hujan mengguyur lokasi acara, belasan ribu penonton tetap memadati area Stadion TSC hingga konser selesai.

Sorak penonton, gemerlap lampu panggung, serta nyanyian bersama menciptakan suasana meriah sepanjang konser berlangsung.

Terlihat banyak penonton rela bertahan dengan mengenakan jas hujan dari plastik demi menikmati penampilan para musisi hingga akhir acara.