Dua Agama Hidup Rukun, Tokoh Agama Jadi Garda Terdepan Dukung KBDN Sumurboto Blora

Reporter : Redaksi
Kades Sumurboto, Suprapti (tengah). (Foto: Dok. Pribadi/Memanggil.co)

Blora, MEMANGGIL.CO - Salah satu kekuatan utama yang dimiliki Desa Sumurboto, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, dalam menjalankan program Kampung Bebas dari Narkoba (KBDN) adalah tingginya dukungan dari tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kepala Desa Sumurboto, Suprapti mengatakan bahwa seluruh unsur masyarakat tanpa memandang latar belakang agama turut mendukung gerakan pencegahan narkoba yang dijalankan pemerintah desa.

Baca juga: Nahkoda Baru Polres Blora, AKBP Inggal Widya Perdana Siap Wujudkan Polisi Hadir, Berbuat, dan Bermanfaat

“Sangat mendukung sekali, baik Kristen maupun Islam untuk penanggulangan narkoba,” katanya kepada Memanggil.co, Rabu (17/6/2026). 

Hal tersebut diperkuat oleh Bhabinkamtibmas Desa Sumurboto, Aiptu Yuni Agus Setiawan.

Menurutnya, Desa Sumurboto selama ini dikenal sebagai desa percontohan moderasi beragama, di mana masyarakat dari berbagai keyakinan hidup berdampingan secara harmonis.

Baca juga: Kejari Blora Bantah Ada Pungli Eksekusi Vonis Kasus Penendangan Kucing

“Desa sini menjadi percontohan kampung moderat. Jadi agama satu dengan agama yang lain guyub rukun,” jelasnya.

Kondisi sosial yang harmonis tersebut menjadi modal penting dalam membangun gerakan kolektif melawan narkoba.

Baca juga: Di Balik Polemik Tuntutan 6 Bulan, Terparkir Tiga HR-V Milik Pemkab di Kejari Blora, Pelat Putihnya Bikin Tanda Tanya

Dukungan tokoh agama dinilai sangat efektif karena mampu menyampaikan pesan-pesan moral langsung kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan keagamaan.

Sinergi tersebut membuktikan bahwa perang melawan narkoba tidak hanya dilakukan melalui pendekatan hukum, tetapi juga melalui pendekatan sosial, budaya dan keagamaan.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru