Surabaya, MEMANGGIL.CO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Widya Kartika (UWIKA) Surabaya menggelar bakti sosial peduli lingkungan bertema "Gerakan No Plastic Bag".
Aksi ini digelar di area publik dan pemukiman warga Surabaya sebagai rangkaian peringatan Lustrum ke-8 atau Dies Natalis kampus.
Kegiatan dipusatkan di Taman Bungkul dan Area Car Free Day (CFD) serta melibatkan 60 mahasiswa KKN bersama warga maupun pengunjung CFD.
Ada dua program utama yang dijalankan dalam kegiatan ini, diantaranya kampanye Diet Plastik untuk mengurangi penggunaan kantong sekali pakai.
Kemudian Aksi Bersih Lingkungan berupa pembersihan fasilitas umum serta pembagian tas kain reusable bag gratis kepada warga.
Mahasiswa terjun langsung mengajak pengguna ruang publik beralih ke wadah guna ulang. Pendekatan persuasif dipilih agar pesan zero waste lebih mudah diterima.
Tujuannya menekan volume limbah plastik dan mendorong gaya hidup ramah lingkungan berkelanjutan di Kota Surabaya.
Ketua Panitia Lustrum ke-8 UWIKA Dr. Melvie Paramitha, S.E., M.Si., menegaskan bakti sosial (baksos) ini bukan sekadar aksi bersih-bersih.
"Kegiatan baksos ini bukan sekadar membersihkan, tapi mengubah kebiasaan. Kami ingin menanamkan pola pikir nol sampah (zero waste) sejak dini kepada warga agar tercipta lingkungan yang bersih dan berkelanjutan," ujarnya.
Menurut Dr. Melvie, aksi ini sekaligus menjadi refleksi perjalanan panjang UWIKA mencetak generasi muda.
"Mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul akademik, tetapi juga punya kepekaan sosial dan kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam," katanya.
"Gerakan No Plastic Bag" menjadi wujud nyata pengabdian civitas akademika UWIKA kepada masyarakat.
"Dengan mengurangi ketergantungan pada kantong plastik sekali pakai, kita berharap timbunan sampah kota bisa ditekan dan Surabaya lebih bersih," pungkasnya.
Editor : B. Wibowo