Surabaya, MEMANGGIL.CO – Sebanyak 172 siswa baru SMP Negeri 62 Surabaya mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 dengan mengusung tema "Lanjutkan Perjuangan Para Pahlawan dengan Semangat Belajar dan Meraih Cita-cita".
Kegiatan selama lima hari ini fokus membangun rasa aman, nyaman, dan budaya saling peduli.
Ketua MPLS SMPN 62 Surabaya, Doni Susanto, mengatakan konsep tahun ini menekankan agar siswa baru tidak merasa takut atau tertekan saat masuk sekolah.
"Kami ingin memastikan bahwa sejak hari pertama di sekolah, mereka dapat merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar SMP Negeri 62 Surabaya, bukannya merasa takut atau tertekan," katanya.
Selama MPLS, siswa dikenalkan dengan lingkungan sekolah, guru, karyawan, budaya sekolah, tata tertib, hingga saling membantu antarteman.
Momen solidaritas terlihat saat kegiatan pengukuran denyut jantung dan tes fleksibilitas. Para siswa tanpa diminta saling membantu menemukan titik nadi dan mengoreksi postur teman.
"Di luar dugaan kami, tanpa diminta para peserta MPLS banyak yang saling membantu antarteman," ujar Doni.
Sementara, sebagai sekolah Adiwiyata, SMPN 62 mewajibkan setiap siswa baru membawa bibit tanaman untuk ditanam di lingkungan sekolah.
Wakil Kepala SMPN 62 Bidang Kesiswaan, Hasan Basri, menyebut kebijakan ini untuk memanfaatkan lahan sekolah sekaligus menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak awal.
"Setiap siswa diminta membawa bibit tanaman apa saja. Nantinya tanaman itu ditanam di lingkungan sekolah karena masih banyak lahan yang bisa dimanfaatkan," jelasnya.
Anggota Dewan Pendidikan Kota Surabaya, Dr. Jokhanan Kristiyono, mengapresiasi MPLS yang menonjolkan nilai solidaritas dan kepahlawanan.
"Melihat 172 siswa baru SMPN 62 Surabaya berinisiatif saling membantu sejak hari pertama adalah bukti nyata bahwa semangat kepahlawanan masih menyala dalam wujud solidaritas pelajar," terangnya.
Salah satu siswa baru, Azzahra Kayla Al Fisya, mengaku senang dengan kegiatan MPLS dan penanaman pohon.
"MPLS-nya seru. Lingkungan sekolahnya nyaman dan sejuk, jadi saya senang berada di sini. Saya juga antusias ikut menanam tanaman di halaman sekolah karena bisa membuat sekolah semakin hijau," ucapnya.
Editor : B. Wibowo