Viral, Rumah Unik Berdiri di Lahan Super Sempit

Reporter : Saputra
Rumah milik Agus Sanjana yang unik karena bentuknya tipis. (Saputra/Memanggil.co)

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Sebuah rumah kontrakan 2 lantai di Jalan Bulak Cumpat Srono IV, Surabaya, kini viral di media sosial. Penyebabnya, bentuk lahannya segitiga dengan ujung cuma 60 sentimeter. 

Rumah bercat kuning-hijau milik Agus Sanjaya (43) ini awalnya cuma diposting tukang bangunan di grup Facebook untuk cari penyewa. Tarifnya Rp9 juta per tahun atau sekitar Rp750 ribu/bulan.

Tapi siapa sangka, postingan itu langsung meledak ke Instagram dan Threads.

"Awalnya cuma diposting tukang buat cari penyewa. Saya juga tidak menyangka bakal seramai ini," ujar Agus saat ditemui, Kamis (16/07/2026). 

Alih-alih langsung dapat penyewa, yang datang duluan justru banjir notifikasi. Telepon istri Agus nggak berhenti berdering.

"Sampai tengah malam masih ada saja yang telepon. Ada yang mau sewa, ada konten kreator, ada yang nanya legalitas, ada juga yang iseng," katanya 

Saking ramainya, Agus akhirnya memutuskan mengganti nomor telepon istrinya. Bahkan banner "Dikontrakkan" sementara dilepas.

"Banner dikontrakkan sementara saya lepas dulu. Nunggu sudah tidak viral baru dipasang lagi," ucapnya.

Padahal dulu, tanah petok ini ditawarkan tidak ada yang berminat. Alasannya klasik, bentuknya aneh. Kemudian ditawarkan ke istri Agus seharga Rp80 juta.

"Katanya, buat rumah tidak mungkin. Buat parkir kendaraan saja tidak cukup. Saya malah tertantang membuktikan kalau lahan sekecil apa pun tetap bisa dimanfaatkan," kenangnya.

Agus lalu menghabiskan Rp100 juta untuk membangun. Inspirasi didapat saat ia ke Thailand dan melihat rumah-rumah di lahan sempit.

Dengan prinsip "setiap jengkal harus berfungsi", ia gambar ulang denah berkali-kali. Sudut 60 cm jadi tempat pipa PDAM. Sisa kayu jadi pegangan tangga.

Hasilnya, di dalam rumah tidak terasa sempit. Lantai 1 ada dapur, kamar mandi, parkir motor. Lantai 2 ada kamar + balkon. Plafon tinggi 3 meter bikin udara tetap sejuk.

"Kalau dibandingkan kos, menurut saya lebih masuk akal. Penyewa dapat satu rumah lengkap, bukan cuma satu kamar," ujarnya.

Warna kuning-hijau juga sengaja. Hijau karena Agus pengurus Persebaya, kuning biar mencolok dari ujung gang.

Kini rumah itu lebih sering jadi spot foto. Setiap hari ada saja orang berhenti buat video. Dari yang dianggap "gak laku", kini jadi alasan orang mampir ke Bulak Cumpat.

 

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru