Jakarta, MEMANGGIL.CO - Fakultas Hukum Universitas Jayabaya mulai memperkuat kemitraan dengan Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Jayabaya (IKA FH Jayabaya). Sinergi tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, memperluas jejaring profesional, serta memperkuat peran alumni dalam pengembangan fakultas.
Komitmen itu mengemuka saat Ketua IKA FH Jayabaya, Tama Satrya Langkun, S.H., bersama jajaran pengurus melakukan audiensi dengan Dekan Fakultas Hukum Universitas Jayabaya, Dr. Kristiawanto, di Kampus Universitas Jayabaya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah program kolaboratif yang akan segera direalisasikan. Ketua IKA FH Jayabaya Tama Satrya Langkun mengatakan, alumni memiliki peran penting untuk menjembatani dunia akademik dengan dunia profesi.
"Ke depan, kami ingin membangun kolaborasi yang lebih erat dengan Fakultas Hukum Universitas Jayabaya. Hubungan alumni dengan almamater tidak boleh berhenti setelah wisuda, tetapi harus terus diwujudkan melalui program-program yang memberikan manfaat nyata," ujarnya.
Menurut Tama, sedikitnya enam program menjadi fokus kerja sama, yakni Alumni Teaching Program, Internship Network, Alumni Career Center, Alumni Research Consortium, Alumni Legal Clinic, serta Alumni Endowment Fund.
Ia menjelaskan, program tersebut dirancang untuk membuka akses magang bagi mahasiswa, memperkuat pendampingan karier lulusan, menghadirkan praktisi sebagai pengajar, membangun kolaborasi riset, memperluas layanan bantuan hukum, hingga membentuk dana abadi yang mendukung pengembangan Fakultas Hukum Universitas Jayabaya.
Dekan Fakultas Hukum Universitas Jayabaya, Dr. Kristiawanto, menyambut baik gagasan tersebut. Menurutnya, keterlibatan alumni merupakan salah satu modal penting dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi.
"Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari IKA FH Jayabaya. Seluruh gagasan ini akan segera kami rumuskan bersama agar dapat direalisasikan dalam waktu dekat bersama sivitas akademika," katanya.
Kristiawanto menilai keberhasilan sebuah fakultas tidak hanya ditentukan oleh kualitas proses pembelajaran di ruang kuliah, tetapi juga oleh kiprah para alumninya di berbagai bidang profesi.
"Kehadiran alumni menunjukkan kepedulian terhadap almamater. Semakin banyak alumni yang berhasil dan tetap berkontribusi, semakin kuat pula reputasi institusi pendidikan itu sendiri," ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Fakultas Hukum Universitas Jayabaya bersama IKA FH Jayabaya bersepakat menggelar Dialog Nasional yang melibatkan alumni, mahasiswa, dosen, serta praktisi hukum. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang bertukar gagasan mengenai isu-isu hukum aktual sekaligus mempererat hubungan antara kampus dan para alumninya.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi awal dari penguatan ekosistem pendidikan hukum di Universitas Jayabaya, sekaligus melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jejaring profesional yang kuat dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.