Blora, MEMANGGIL.CO - Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban yang diduga tenggelam di Sungai Bengawan Solo, wilayah Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Sabtu (18/7/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan operasi pencarian sejak laporan pertama diterima pada Jumat (17/7/2026).
Korban diketahui bernama Yatmi, perempuan, warga Tegalrejo Barat RT 04 RW 14, Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu.
Baca juga: Perempuan Diduga Terjun ke Bengawan Solo di Cepu, Tim SAR Gabungan Belum Temukan Korban
Sebelumnya, berdasarkan laporan yang diterima Posko Siaga Bencana Pusdalops PB BPBD Kabupaten Blora, korban dilaporkan terjun dari Jembatan Bengawan Solo sekitar pukul 14.35 WIB pada Jumat (17/7/2026), kemudian tenggelam dan tidak terlihat lagi di permukaan sungai.
Menerima laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Blora bersama unsur SAR gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian. Tim melakukan penyisiran di titik awal korban diduga tenggelam hingga sepanjang aliran sungai di sekitar lokasi kejadian.
Setelah upaya pencarian yang berlangsung sejak hari pertama, korban akhirnya berhasil ditemukan pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 10.05 WIB.
Koordinator TRC BPBD Kabupaten Blora, Agung Triyono, mengatakan operasi pencarian dihentikan setelah korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan.
Baca juga: Jumat Berkah di Mapolres Blora, Saat Kepedulian Dibagikan dari Tangan Para Polwan
"Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian dan penyisiran sejak titik awal korban diduga tenggelam hingga area sekitar lokasi. Alhamdulillah pada pukul 10.05 WIB korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban kami evakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Agung Triyono.
Ia menjelaskan, selama proses operasi, seluruh unsur SAR bekerja secara terpadu dengan mengedepankan keselamatan personel di lapangan.
Menurut Agung, koordinasi yang baik antarinstansi menjadi salah satu faktor penting dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja keras dalam proses pencarian sejak laporan diterima hingga operasi berhasil diselesaikan," tambahnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
BPBD Kabupaten Blora juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat berada di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo maupun kawasan perairan lainnya, serta segera melaporkan kepada petugas apabila mengetahui adanya kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
Editor : Redaksi